“Untuk kandidat BRI saya hanya ikut proses dan dengan berbagai pertimbangan rasanya calon kandidat yang akan jadi bukan saya,” kata Dirut Bulog Djarot Kusumayakti.
Suasana Stan BRI
Arief Kamaluddin | Katadata

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) segera memiliki direktur utama yang baru. Rencananya, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BRI, Rabu (15/3) siang ini, akan memilih dan mengangkat nakhoda baru bank pelat merah tersebut. Pimpinan baru ini bakal menggantikan Dirut BRI Asmawi Syam yang habis masa jabatan pada bulan Maret ini.

Berdasarkan catatan Katadata, setidaknya ada empat kandidat yang berpeluang menjadi dirut baru BRI. Mereka adalah Wakil Direktur Utama BRI Sunarso, Wakil Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI) Suprajarto, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto, dan Direktur BRI Randi Anto.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti, yang pernah menjabat Direktur UMKM BRI, juga merupakan calon kuat dirut baru BRI. Djarot membenarkan dirinya masuk sebagai kandidat dan mengikuti proses seleksi. Tapi, dia pesimistis akan memangku jabatan tersebut.

“Untuk kandidat BRI saya hanya ikut proses dan dengan berbagai pertimbangan rasanya calon kandidat yang akan jadi bukan saya,” ujarnya kepada Katadata, Rabu (15/3).

Sementara itu, komisaris BRI yang dihubungi Katadata mengaku belum tahu siapa yang akan menjabat. “Masih dirahasiakan sampai RUPS siang nanti,” kata dia. Namun, sumber Katadata yang mengetahui proses seleksi membenarkan informasi soal nama-nama kandidat yang bertarung. “Ya saya kira di antara mereka (terpilih jadi Dirut),” ujarnya.

Ditemui saat menghadiri acara di Kantor Pusat Pertamina, Rabu pagi ini, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno enggan memberikan bocoran apapun tentang dirut baru BRI. “No comment,’ ujarnya.

Rencananya, RUPS akan dilaksanakan di Kantor Pusat BRI, sekitar pukul 14.00 WIB. Selain membahas soal perubahan anggota dewan komisaris dan/atau direksi, RUPS juga akan memberikan persetujuan atas laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan konsolidasian perseroan. Selain itu, dalam RUPS juga akan disampaikan mengenai laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hasil penawaran umum obligasi berkelanjutan BRI.  

Artikel Terkait
"NPL memang masih belum turun tajam. Tetapi sudah mulai melandai.  Tahun ini kami targetkan NPL di sekitar 3,5-3,6%," kata Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo.
Pejabat Kementerian BUMN membantah Dirut PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia Dwina Septiani Wijaya bakal dicopot akibat beredarnya riset anak usaha yang menyinggung soal reshuffle kabinet.
PDI Perjuangan mendesak agar Rini Soemarno dicopot dari jabatan Menteri BUMN. Audit BPK yang menemukan penyimpangan perpanjangan kontrak JICT, memperkuat alasan mencopot Rini.