Dengan menguasai Maurel & Prom, wilayah operasi Pertamina Internasional meluas dari tiga negara menjadi 12 negara yang tersebar di empat benua.
Pertamina
Katadata | Arief Kamaludin

PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Internasional Ekplorasi dan Produksi (PIEP), telah menuntaskan proses akuisisi Maurel & Prom (M&P). Alhasil, Pertamina menempatkan tiga eksekutifnya sebagai Chairman dan jajaran direksi di perusahaan migas asal Prancis tersebut.

Ketiga eksekutif yang baru ditempatkan itu adalah Aussie B. Gautama sebagai  Chairman. Dua eksekutif lainnya adalah Huddie Dewanto dan Maria R. Nellia, sebagai anggota Dewan Direksi Maurel. Sebelumnya, Pertamina telah menempatkan satu orang eksekutif yaitu Denie S. Tampubolon sebagai direktur. Denie saat ini Senior Vice President Upstream Business Development Pertamina.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

(Baca: Pertamina Selesaikan Proses Akuisisi Maurel & Prom)

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito, penempatan tiga eksekutif Pertamina itu telah ditetapkan melalui rapat dewan Maurel & Prom di Paris, Prancis, pada 10 April lalu. “Ketiga eksekutif tersebut adalah profesional berpengalaman yang telah disetujui oleh direksi sebagai representasi Pertamina dalam mengembangkan aktivitas internasional,” katanya, Minggu (16/4).

Sekadar informasi, Aussie Gautama saat ini menjabat Senior Principal Advisor E&P di CEO Office Pertamina. Di Maurel, dia menggantikan Jean-François Hénin. Aussie memiliki pengalaman sebagai Geology & Geophysics Manager di Total Libya, Vice President Geosciences & Reservoir Total E&P Indonesie, dan terakhir sebagai Deputi Perencanaan SKK Migas sebelum bergabung dengan Pertamina.

Sedangkan Huddie saat ini menjabat Direktur Keuangan dan Komersial Pertamina Internasional dan sebelumnya merupakan perwakilan Indonesia di OPEC. Ia juga pernah menjabat Vice President Financing sebelum menjadi Direktur Keuangan PT Pertamina Algeria EP.

(Baca: Jonan Selektif Lepas Blok Migas yang Habis Kontrak ke Pertamina)

Adapun, Maria merupakan lulusan Geophysical Engineering, Colorado School of Mines, Amerika Serikat, yang memulai karier di Mobil Oil Indonesia dan berlanjut ke ExxonMobil sebagai Geophysicist E&D.

Maria juga pernah kemudian berkarier di Landmark Halliburton Indonesia Co. (2000), Medco E&P Indonesia (2004) dan Eni Indonesia (2007). Ia bergabung dengan PIEP sejak 2015 dan sekarang menjabat Vice President Commercial & Business Support PIEP.

Dengan selesainya proses akuisisi Mauriel, Pertamina kini memiliki 72,65 persen saham di perusahaan tersebut. Porsinya meningkat dibandingkan awal tahun lalu yang sebanyak 64,46 persen saham. 

(Baca: Pertamina Beli 64 Persen Saham Perusahaan Migas Terbesar Kedua Prancis)

Selain itu, wilayah operasi Pertamina Internasional sekarang meluas dari semula tiga negara di Aljazair, Irak, dan Malaysia menjadi ke 12 negara di empat benua. Tambahan negara tersebut di antaranya aset produksi di Gabon, Tanzania, Nigeria, serta aset eksplorasi di  Namibia, Kanada dan Kolombia, Prancis, Italia, dan Myanmar.

Akuisisi diharapkan dapat meningkatkan produksi. Pertamina menargetkan produksi 650 ribu BOEPD di 2025 dari operasi internasional, sebagai bagian dari target produksi Pertamina 1,9 juta BOEPD di 2025. Sejak awal 2014 hingga awal 2017 ini produksi dari aset internasional telah tumbuh hingga 150 ribu BOEPD net-to-share.

Artikel Terkait
Jika lelang blok migas tahun ini laku, maka bisa menjadi pertanda baik baik investasi migas. Apalagi banyak pihak masih meragukan gross split.
Pertamina berencana meluncurkan produk tersebut Maret 2018
Pertamina membentuk satuan tugas (satgas) untuk pengamanan pasokan bahan bakar yang bertugas sejak 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018.