Indonesia dan Swiss menduduki posisi teratas tingkat kepercayaan masyarakat dengan nilai mencapai 80%.
Jokowi BEI
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani ketika melakukan kunjungan kerja di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/7). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap pemerintah menduduki peringkat pertama di dunia berdasarkan hasil survei Gallup World Poll (GWP). Ia melaporkan hasil survei ini kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hasil ini juga membuat tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia setara setara dengan Swiss. 

"Memang benar bahwa Indonesia menduduki ranking pertama dalam hal 'trust and confidence in national government' berdasarkan data Gallup," kata Sri dikutip dari siaran pers resmi Istana, Selasa (18/7).

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Fakta bahwa Indonesia dan Swiss berada di posisi teratas dinilai sebagai hasil dari desentralisasi yang membawa pemerintah lebih dekat dengan masyarakat. (Baca juga:  Sri Mulyani: Utang Kita Lebih Rendah Dibandingkan Malaysia & Thailand)

Sri mengatakan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dipengaruhi beberapa faktor. Faktor-faktor itu, di antaranya, masyarakat menganggap pemerintah dapat diandalkan, cepat tanggap, adil serta mampu melindungi masyarakat dari risiko sekaligus memberikan pelayanan publik secara efektif.

Hasilnya, 80% responden menyatakan, pemerintah memenuhi berbagai indikator tersebut. Angka ini melonjak 28% dibandingkan tingkat kepercayaan 10 tahun lalu yang hanya mencapai 52%.

Angka tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah itu cukup tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara maju yang tergabung dalam Organization for Economic Co-operation and Development (OECD). Di antaranya, tingkat kepercayaan masyarakat Amerika Serikat terhadap pemerintahnya sebesar 30%, Inggris 31%, Jerman 55%, dan Prancis 28%. (Baca juga: Jokowi Minta Korupsi, Kekerasan, dan Arogansi Polri Ditekan)

Tidak hanya negara yang tergabung dalam OECD, negara yang tak tergabung di dalamnya juga masih di bawah Indonesia. Di antaranya ada India dengan tingkat kepercayaan 73%, Brasil 26%, dan Afrika Selatan 48%.

"Kepercayaan terhadap pemerintah ini adalah pendorong efektivitas pemerintah dan pembangunan ekonomi, serta merupakan ukuran dari hasil kebijakan pemerintah," ujar Sri.

Ameidyo Daud
Artikel Terkait
Joko Widodo disarankan melakukan perombakan kabinet atau reshuffle di tahun ini. Tahun depan dianggap riskan karena sudah memasuki tahun politik.
Meski tingkat kepuasan publik dan elektabilitas Jokowi naik, ketidakpuasan publik terhadap masalah ekonomi dapat menjadi batu sandungan dalam Pemilihan Presiden 2019.
Riset CSIS mencatat tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Joko Widodo- Jusuf Kalla pada 2017 mencapai 68,3%. Tingkat kepuasan publik ini naik tipis 1,8% dibandingkan 2016.