BCA akan memprioritaskan perbaikan dan pemulihan layanan di 126 kantor kas yang tak beroperasi akibat gangguan satelit.
Bank BCA
Arief Kamaludin (Katadata)

PT. Bank Central Asia Tbk., menyatakan sebanyak 5.700 dari 17.210 Anjungan Tunai Mandiri BCA, masih tak berfungsi akibat gangguan satelit Telkom 1. Selain ribuan ATM yang tak dapat digunakan, sebanyak 126 kantor kas BCA  tak beroperasi.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, permasalahan gangguan satelit sedang berupaya diatasi dengan mengalihkan sinyal dari satelit Telkom 1 ke Telkom 2 dan satelit Telkom 3S serta satelit swasta lainnya.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Jahja mengatakan, BCA akan memprioritaskan perbaikan dan pemulihan layanan di kantor kas. Sehingga dia menjanjikan sebanyak 121 kantor kas dapat kembali beroperasi hari. "Memang kami dahulukan kantor kas," kata Jahja dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (28/8).

(Baca: Gangguan Satelit, BCA Gratiskan Biaya Tarik Tunai di ATM Bank Lain)

Jahja juga memastikan dua tim yakni tim dari internal BCA serta tim dari provider jasa satelit sedang bekerja untuk mengalihkan sinyal untuk sementara. Dirinya menargetkan dalam satu hari bank tersebut dapat memperbaiki sekurangnya operasional 200 ATM. "Jadi setiap hari akan ada 200 ATM yang bisa beroperasi," kata Jahja.

Pemulihan layanan menjadi kembali normal diperkirakan menunggu hingga 10 September mendatang. Direktur Utama Telkom Alex Sinaga menyatakan, pihaknya bakal mengalihkan pelanggan yang menggunakan Telkom 1 ke satelit Telkom 2 dan satelit Telkom 3S serta satelit swasta lainnya. "Proses migrasi telah dilakukan pada 26 Agustus dan akan selesai pada 30 Agustus," kata Alex kepada wartawan di Graha Merah Putih, Jakarta, Senin (28/8).

(Baca: Telkom Minta Maaf, Gangguan Satelit Hingga 10 September 2017)

Proses migrasi akan dilakukan dengan menyediakan 36 transponder pengganti untuk diarahkan ke satelit lain. Menurut Alex, proses pengarahan ulang 15 ribu antena bakal memakan waktu sekitar 10 hari setelah pergantian transponder selesai dilakukan pada 30 Agustus. "Sampai nanti 10 September masih ada jaringan yang terganggu," ucapnya.

Jahja menyatakan minta maaf atas gangguan pelayanan BCA. Dirinya mengatakan masih ada 11.500 jaringan ATM yang tetap beroperasi di seluruh Indonesia. Nasabah juga dapat menghubungi kantor cabang BCA, menghubungi Halo BCA di nomor 1500888 atau Twitter @halobca.

"Untuk layanan aplikasi online hingga saat ini tidak mengalami gangguan," kata Jahja. (Baca: ATM Offline Imbas Satelit Error, BI Jamin Sistem Pembayaran Aman)

Sedangkan Direktur BCA Santoso mengatakan keadaan ini merupakan kondisi yang berada di luar kendali BCA. Namun BCA memastikan akan berkoordinasi dengan cepat dalam memberikan layanan terbaik kepada para nasabah. "Ini perhatian kami kepada para customer BCA," kata Santoso.

Ada pun Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan hingga saat ini hanya 500 ATM Mandiri yang masih tidak beroperasi. Sebelumnya angka ATM offline kemarin mencapai 2.000 lokasi.

"Sedangkan total ATM kami mencapai 17 ribu," kata Rohan kepada sejumlah awak media.

 

Ameidyo Daud
Artikel Terkait
Permohonan kredit bisa diajukan melalui aplikasi. Data penjualan e-commerce hingga rating pembeli dapat digunakan sebagai bahan penilaian kredit oleh BCA.
Rasio kredit seret bank terjaga di level yang rendah yakni 1,5%, jauh di bawah rata-rata NPL industri perbankan yang sebesar 3%.
Hendra mengatakan investor yang membeli dari BCA masih cukup tertarik kepada produk ini.