Gandeng SMF, Jamkrindo Fasilitasi Karyawan Miliki Rumah

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Safrezi Fitra

Senin 10/9/2018, 13.12 WIB

Ini merupakan pilot project atau proyek percontohan yang pertama dilakukan BUMN.

Perumahan
ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) memfasilitasi para karyawannya dalam program pembiayaan pemilikan rumah. Program tersebut merupakan kerja sama Jamkrindo dengan PT BRI Multifinance Indonesia dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF).

"Melalui kerja sama ini, seluruh karyawan Perum Jamkrindo bisa memperoleh kemudahan pembiayaan kredit dengan plafon pembiayaan perumahan mencapai Rp 700 juta dengan bungan fix (tetap) selama 20 tahun," kata Direktur Bisnis Penjaminan Perum Jamkrindo Amin Mas'udi dalam siaran resmi, Senin (10/9).

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Menurut Amin plafon dan pengenaan bunga tetap hingga 20 tahun sangat menarik. Biasanya pembiayaan KPR konvensional hanya bisa mengenakan bunga tetap ini dalam beberapa tahun, selanjutnya mengikuti tingkat suku bunga pasar.

(Baca: Kementerian PUPR Kaji Harga Rumah Bersubsidi di Bawah Rp 140 Juta)

Selain itu, rasio utang terhadap pendapatan alias debt to service ratio (DSR) yang dikenakan bisa mencapai 40% dari total pendapatan karyawan (take home pay) Jambrindo per bulan. Amin mengatakan besar DSR yang diberikan tersebut lebih tinggi dari DSR yang pada umumnya diterapkan dalam kredit pemilikan rumah (KPR), 30% dari take home pay.

Para karyawan yang ingin memanfaatkan fasilitas ini bisa memilih kepemilikan bangunan yang diinginkan, baik rumah tapak siap huni maupun rumah susun siap huni. Mereka juga dibebaskan memilih dalam mengajukan pembiayaan untuk bangunan di mana saja di Indonesia. Proses  pembayaran cicilannya lebih mudah karena dilakukan, melalui skema potong gaji.

“Dengan adanya kerja sama ini, kebutuhan perumahan bagi karyawan kini dapat terpenuhi. Kami optimistis hal ini akan memberikan dampak positif bagi kinerja perusahaan,” kata Amin.

(Baca: Mulai Oktober, Bank Penyalur Pembiayaan Rumah Dievaluasi Rutin)

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengungkapkan penyaluran KPR karyawan Jamkrindo merupakan wujud sinergi BUMN. Ini merupakan pilot project atau proyek percontohan yang pertama dilakukan.

“Melalui kerjasama ini kami berharap selanjutnya produk ini dapat  di aplikasikan juga dengan berbagai pihak,” ujar Ananta. Program seperti ini memungkinkan perusahaan mewujudkan kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau bagi para karyawannya.