Kemenpora Beri Penghargaan Insan Olahraga pada Puncak Haornas 2018

Tim Publikasi Katadata

Senin 10/9/2018, 15.30 WIB

Menteri Pemuda dan Olahraga memimpin puncak perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-35 di Ternate.

Haornas
Katadata

Ternate: Menteri Pemuda dan Olahraga memimpin puncak perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-35, 2018 di Ternate yang berlangsung meriah meski di tengah guyuran hujan.  Menpora dalam kesempatan tersebut menyerahkan beberapa penghargaan kepada pelaku olahraga, pembina, dan penggerak olahraga yang dipusatkan di Stadion Sepakbola Kie Raha Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (9/9) malam.

 

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Para Penerima Penghargaan pada Puncak Haornas ke-35 Tahun 2018, Kategori Pelaku Olahraga, (Komang Budagama, Fransiska Dimitri, Mathilda Dwi Lestari, Ryan Febriansyah, Galang Hendra Pratama, Rosida, S.Pd, Fachry Husaini, Nurul Fattilah Kamalia Syah, Ibnu Katsir, William dan Meylani Mamangkey. Untuk kategori Pembina dan Penggerak Olahraga (Hasan Basri, Burhan Abdurahman, Irjen Royke Lumowa, dan Sahbirin Noor. Penghargaan juga diberikan kepada Oesman Sapta Odang, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Sri Puguh Budi Utami, Dodi Reza Alex Noerdin,  Dadang M. Naser, dan Anggia Ermarini. “Selamat kepada pahlawan olahraga para tokoh masyarakat, guru, wasit, pelatih, Panglima TNI, Kapolri, Kapolda Maluku yang telah menerima penghargaan," kata  Menpora.

 

 

Kirab obor APG 2018 sendiri, dilaksanakan di Ternate, yang juga merupakan kota yang melahirkan atlet peraih medali perunggu dari cabor tinju di Asian Games lalu.

Beberapa pertunjukkan tarian kolosal bertemakan Timurku Indonesia Berjaya dengan tarian Soya-soya, senam Poco-poco, dan senam SKJ Jadul menambah kehangatan di tengah cuaca dingin guyuran hujan. Acara semakin semarak tatkala Obor Asian Para Games, yang diserahkan Walikota Ternate kepada Ketua Inapgoc diiringi 43 bendera negara peserta APG 2018.

 

Menurut Menpora, Haornas tahun ini adalah pertama kali diselenggarakan di luar pulau Jawa yang menandakan Haornas dan olahraga adalah milik bersama rakyat Indonesia, dan bangsa-bangsa di dunia. Ini merupakan upaya menyosialisasikan bahwa berolahraga akan semakin sehat, bugar, semakin kuat soliditas, dan solidaritas sesama anak bangsa. 

 

Presiden Joko Widodo lanjutnya, menjadikan semangat sukses Asian Games sebagai alat pemersatu bangsa. Presiden terus mendorong dan mendukung karena olahraga bukan semata-mata meraih medali tetapi ingin mengangkat harkat dan martabat bangsa di dunia. 

"Kami ucapkan terimakasih kepada atlet, pelatih, ofisial, CdM dan seluruh tim pendukung atas perjuangannya dalam mengakat harkat martabat bangsa dalam Asian Games 2018 dan yang belum berhasil kami tetap bangga dan kami berikan penghargaan yang setinggi-tingginya," kata Menpora dalam sambutannya.  Asian Para Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Jawa barat juga menjadi momentum penting, karena para atlet disabilitas juga memiliki cita-cita untuk mengumandangkan Indonesia Raya dan mengibarkan Merah Putih di mata dunia.  

 

"Di Haornas ini kita bersama-sama tinggikan spirit olahraga dalam menyatukan keberbedaan salah satunya dengan menggelorakan semangat berolahraga dari keluarga, sekolah, masyarakat dan dari desa-desa,” kata Menpora.  Menurutnya, dari sanalah Indonesia akan menemukan talenda muda atlet berpotensi kelas dunia yang akan mengharumkan negara.

 

Ketua Panitia Penyelenggara Haornas yang juga Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta menyampaikan Tema Haornas ke-35 tahun 2018 adalah Ayo Olahraga Bangun Indonesia yang memiliki makna mengajak semua lapisan masyarakat untuk berolahraga yang nantinya akan berefek pada produktifitas. "Selain olahraga kita akan membangun tiga pilar besar yakni bangun olahraga prestasi, bangun olahraga budaya, dan bangun karakter bangsa," ujar Isnanta.

 

Dalam rangka Haornas beberapa kegiatan digelar, antara lain  Gebyar Haornas, pameran-pameran, Festival Olahraga Lansia, Gerakan Ayo Olahraga Sepeda Nusantara, Gala Desa 136 kabupaten/kota dan pemecahan rekor dunia Poco-Poco. “Semua aktifitas ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran masyarakat Indonesia dari level 18% ke 30%," tambah Isnanta.

 

Walikota Ternate Burhan Abdurahman  atas nama Pemerintah Kota Ternate, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan apresiasi tinggi kepada Menpora yang telah menetapkan Ternate sebagai tuan rumah penyelenggaraan Haornas ke-35 tahun 2018.  Burhan mengatakan ada dua hal yang mengesankan masyarakat yakni Haornas yang kali pertama diperingati di luar pulau Jawa, yaitu di Ternate, dan yang kedua even sebesar Asian Para Games ke-3 tahun 2018 juga pertama kali digelar di Indonesia. “Untuk pertama kali Ternate sebagai daerah pertama penyalaan obor APG 2018, semoga momentum ini memotivasi Ternate membangun dunia olahraga di masa datang," lanjut Burhan.

 

Masyarakat Ternate katanya berkomitmen untuk menyalakan semangat peduli disabilitas di Ternate khususnya, sekaligus bagi kemajuan olahraga di daerah ini. “Keberhasilan ini akan terwujud jika kita bersinergi terlebih dengan adanya dorongan dari Kemenpora memajukan masyarakat dan olahraga prestasi di masa mendatang," ujarnya.

 

Turut hadir Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba, Gubernur Kalsel, Pimpinan lembaga tinggi, para bupati dan walikota, Deputi Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah, Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Niam, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana, Staf khusus Olahraga Tommy Kurniawan, Staf Khusus Pemuda Anggia Ermarini dan Staf Ahli Yuni Poerwanti. (ben)

Kementerian Pemuda dan Olahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga