"Saya ingin memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jamaah yang hadir dalam ketertiban sehingga semuanya terlaksana dengan baik. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar," seru Presiden.
13
Aksi 212
Foto ke 1 dari 13
Ribuan massa memadati kawasan silang Monas, Jakarta Pusat, saat Aksi 212 atau Demo 2 Desember bertajuk "Aksi Bela Islam III" Jumat (2/12/2016). Aksi tersebut menuntut kepada aparat penegak hukum untuk segera menuntaskan kasus dugaan penistaan agama yang ditudingkan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Arief Kamaludin|KATADATA

Hujan yang turun tak menyurutkan ribuan umat islam untuk melakukan aksi unjuk rasa Bela Islam III di sekitar Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Jumat (2/12). Sejak pagi, ribuan umat islam yang datang dari berbagai wilayah tersebut telah mulai memadati lokasi yang menjadi titik pusat berkumpul.

Aksi ini merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya yang menuntut dihukumnya Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) yang diduga melakukan penistaan agama. Meski proses hukumnya sedang berlangsung, aksi yang dimotori oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) itu tetap menuntut agar Ahok ditangkap.

Dalam aksi yang berlangsung damai ini, sejumlah pemuka agama silih berganti memberikan ceramah. Masa aksi mendengarkan ceramah para ulama sambil menunggu waktu shalat Jumat.

Sekitar pukul 11.40 WIB dari Istana Merdeka, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) datang bergabung bersama masa aksi untuk beribadah shalat Jumat bersama. Dengan membawa payung, keduanya kompak menggunakan kemeja putih dan berjalan kaki menuju kawasan Monas, diiringi rintik hujan.

Jamaah peserta aksi yang sedang berdzikir menunggu waktu shalat Jumat sontak berdiri begitu melihat Presiden datang. Pekik takbir dari para jamaah pun menyambut kedatangan pimpinan negara. 

Kehadiran Jokowi di tengah aksi ini mengindikasikan bahwa pemerintah percaya aksi ini akan berlangsung aman, tertib, dan damai. Di hadapan jutaan umat Islam yang berkumpul usai ibadah shalat Jumat, Presiden pun memberikan apresiasi khusus kepada peserta aksi yang memegang teguh komitmen menjaga aksi ini tetap damai. 

"Saya ingin memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jamaah yang hadir dalam ketertiban sehingga semuanya terlaksana dengan baik. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar," kata Jokowi.

Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada para jamaah yang telah mendoakan kebaikan dan keselamatan bagi bangsa dan negara. Presiden pun para jamaah dan peserta aksi agar bisa kembali pulang ke tempat tinggalnya masing-masing dengan selamat.

Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla kedatangannya dan Jokowi ke lapangan Monas tidak direncanakan sebelumnya. Keputusan tersebut diambil salah satunya didasari atas keyakinan bahwa aksi Doa Bersama tersebut akan berlangsung dengan damai.

"Memang spontan tadi dan tidak direncanakan. Bahwa rakyat dan kita yakin bahwa itu pertemuan damai dengan doa," terang Kalla di Kantor Wakil Presiden.

Menjelang waktu shalat tiba, kalangan istana masih belum mengetahui di mana Jokowi akan melakukan ibadah. Semula, ada dua alternatif lokasi telah dipertimbangkan, yakni Masjid Baiturrahim yang berada di sisi barat Istana Merdeka dan Masjid Istiqlal Jakarta. 

Selain JK, Jokowi juga didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Kemudian Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Staf Khusus Presiden Johan Budi, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian.

Arief Kamaludin
Artikel Terkait
Banyak kasus pelanggaran HAM masa lalu yang tak diselesaikan selama tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK.