Jokowi berharap MRT sudah dapat beroperasi pada Maret 2019. Sementara itu keberadaan Simpang Susun Semanggi akan dapat mengurangi kemacetan hingga 40 persen.
7
Jokowi kunjungi Proyek Simpamg Susun Semanggi
Foto ke 1 dari 7
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berbincang dengan Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono (kiri), Menteri Perhubungan Budi Karya (kanan), dan Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama saat meninjau proyek simpang susun Semanggi, di kawasan Semanggi, Jakarta, Kamis (23/2). ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung perkembangan dua proyek infrastruktur di Provinsi DKI Jakarta, yaitu proyek Simpang Susun Semanggi dan angkutan massal Mass Rapid Transit (MRT), Kamis (23/2). Ia ditemani oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). 

Jokowi lebih dulu meninjau Proyek Simpang Susun Semanggi. Kedatangannya disambut oleh Ahok, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, serta Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Bintang Perbowo.

Dengan keberadaan simpang susun tersebut, Presiden Jokowi optimistis kemacetan di kawasan Semanggi dapat berkurang hingga 40 persen.

(Baca: Jokowi - Ahok Semobil Tinjau Proyek Semanggi dan MRT Jakarta)

Selanjutnya Jokowi dan Ahok meninjau perkembangan proyek MRT. Jokowi menargetkan pada Maret 2019 mendatang moda transportasi bawah tanah tersebut sudah dapat beroperasi.

 

 

Artikel Terkait
“Kami sudah monitor dan koordinasi dengan Pertamina supaya pasokannya tidak kehabisan,” kata Jokowi.