Presiden IPA Christina Verchere menyatakan, investasi untuk kegiatan eksplorasi sumber migas baru sangat penting dilakukan demi mencapai ketahanan energi Indonesia di masa mendatang.
11
IPA 2017
Foto ke 1 dari 11
Para ahli dari seluruh dunia berbagi best practices mereka dalam kegiatan eksplorasi dan produksi migas di IPA Convex 2017, Jakarta, Rabu, (17/05). Arief Kamaludin|Katadata

Para pelaku industri minyak dan gas bumi (migas) yang berhimpun dalam  Indonesian Petroleum Association (IPA) kembali menggelar hajatan tahunan berupa konvensi dan pameran atau IPA Convention and Exhibition (IPA Convex). Sesuai tema IPA Convex ke-41 di Jakarta, Rabu ini (17/5), yaitu "Accelerating Reform to Re-Attract Investment to Meet the Economic Growth Target", para pelaku industri ingin menggenjot investasi hulu migas untuk turut menopang perekonomian.

Presiden IPA Christina Verchere menyatakan, investasi untuk kegiatan eksplorasi sumber migas baru sangat penting dilakukan demi mencapai ketahanan energi Indonesia di masa mendatang. Persoalannya, sektor hulu migas di Indonesia saat ini menghadapi berbagai kendala, antara lain ketidakpastian hukum, aturan fiskal yang tidak kompetitif, reformasi regulasi dan rendahnya minat bagi blok baru yang ditawarkan pemerintah.

Saat membuka IPA Convex, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan berjanji akan mempermudah proses perizinan usaha di sektor hulu migas. Bahkan, dia akan turun tangan memberikan persetujuan perizinan kepada kontraktor.

"Kalau saya di kantor tidak pakai surat, pakai disposisi saja setuju. Kalau sangat teknikal Wakil Menteri yang review, paling seminggu kurang ya," kata Jonan.