Dari 10 indikator kemudahan berbisnis di Indonesia, enam di antaranya berada di luar peringkat 100.

Kenaikan 15 peringkat menjadi posisi 91 yang dicapai Indonesia dalam hal kemudahan berbisnis masih jauh di bawah target pemerintah Joko Widodo. Sebelumnya, Presiden menargetkan Indonesia berada pada posisi 40, dari 189 negara yang dirangking oleh Bank Dunia.

(Baca: Jokowi Minta Indikator Kemudahan Berbisnis Dibenahi Lebih Detail)

Oleh seba b itu, Jokowi meminta kepada seluruh menteri dan kepala lembaga agar berfokus meningkatkan penilaian di setiap indikator kemudahan berbisnis terutama yang masih dinilai sangat buruk. Dari 10 indikator kemudahan berbisnis di Indonesia, enam di antaranya berada di luar peringkat 100.

(Databoks: Potret Kemudahan Berbisnis di Indonesia)

Presiden juga meminta perbaikan dari sisi regulasi. Ia meminta kementerian dan lembaga untuk memangkas kebijakan yang dinilai menghambat kemudahan berusaha. Menurut Jokowi, Indonesia harus menunjukkan reformasi yang lebih cepat dalam mewujudkan kemudahan berusaha dan berinvestasi.

Artikel Terkait
"Itu akan dikelola dengan hati-hati dan bertanggungjawab sesuai dengan standar pengelolaan internasional," kata Jokowi.