Enam dari tujuh lembaga tersebut menempatkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dibanding calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Syaiful Hidayat.

Tujuh lembaga survei yang terdaftar di KPUD Jakarta merilis hasil jajak pendapat elektabilitas dua pasangan calon yang berlaga. Enam dari tujuh lembaga tersebut menempatkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dibanding calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Syaiful Hidayat.

(Baca: Perang Lembaga Survei di Pilkada DKI)

LSI Denny JA adalah lembaga yang merilis margin keunggulan tertinggi buat Anies-Sandi, yaitu 51,4%, walaupun tingkat kepuasan responden terhadap kepemimpinan Ahok-Djarot mencapai 73%. Hal ini disebabkan oleh keinginan masyarakat memiliki gubernur baru (54,1%), keengganan dipimpin gubernur tersangka penista agama (55,4%), dan keberhasilan Anies-Sandi merangkul masyarakat kelas menengah atas.

(Baca: Survei Pilkada DKI: Anies Unggul tapi Trennya Turun, Ahok Terus Naik)

Satu-satunya lembaga survei yang mencatat kemenangan bagi pasangan petahana adalah Charta Politika (47,3%). Para responden sebagian besar tidak menjadikan agama sebagai parameter utama untuk menentukan pilihan, melainkan rekam jejak (43,2%) dan kepribadian (25,4%).

Nathacia Suhendra