Untuk mencegah kemacetan di tol Brexit, pemerintah akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan menyiapkan jalur-jalur alternatif termasuk memfungsikan ruas tol yang belum selesai dibangun.

Pemerintah menyiapkan sejumlah skenario untuk memperlancar arus mudik dan balik Lebaran 2017. Untuk mencegah kemacetan di pintu keluar tol Brebes Timur (Brexit), pemerintah melakukan rekayasa lalu lintas dengan menyiapkan jalur-jalur alternatif dan memfungsikan ruas tol yang belum selesai dibangun.

(Baca: Tiga Jalur Mudik Disiapkan untuk Cegah Horor Brexit)

Untuk menghindari penumpukan kendaraan di Brexit seperti yang terjadi pada musim mudik tahun lalu, pemerintah telah mempersiapkan sejumlah cara. Antara lain, mengoperasikan jalan tol fungsional dari Brexit hingga Weleri. Ruas ini dikhusus untuk dilalui kendaraan kecil. Kemudian mengoperasikan 18 gardu pembayaran tol, termasuk 10 gardu di jalan tol fungsional.

(Baca: Empat Flyover Pengurai Macet di Brexit Beroperasi H-5 Lebaran)

Skenario lain yang dibuat yakni memberlakukan sistem buka tutup tol ruas Cipali dan Pejagan-Brexit. Jalan tol akan ditutup jika antrean kendaraan di pintu keluar mencapai 2 km. Pemerintah juga mengoperasikan empat jalan layang (flyover ) baru untuk mengurai kemacetan di sekitar pintu tol.

(Ekonografik: Trans Jawa untuk Kelancaran Arus Mudik)

Kemacetan mudik ke berbagai daerah di Pulau Jawa tahun ini juga diharapkan dapat dikurangi dengan memfasilitasi mudik gratis serta meningkatkan pelayanan di sekitar jalur mudik.

Artikel Terkait
"Sekarang kan 60 persen (BUMN) : 40 persen (Tiongkok/Cina). Presiden tadi bilang mengapa tidak 10 persen untuk (BUMN) Indonesia lalu 90 persen Tiongkok untuk memperkecil risiko," kata Basuki