Gula Pasir
ARIEF KAMALUDIN | KATADATA
Menteri perindustrian mengeluarkan aturan yang memungkinkan pabrik gula baru mengimpor bahan baku. Petani tebu menganggapnya rawan dijadikan ladang rente.
Menteri perindustrian mengeluarkan aturan yang memungkinkan pabrik gula baru mengimpor bahan baku. Petani tebu menganggapnya rawan dijadikan ladang rente.
Hingga tahun lalu, Indonesia telah menghentikan 22 perjanjian investasi bilateral (BIT) dengan negara mitra karena dinilai merugikan dan rawan sengketa di arbitrase internasional.
Elia pernah jadi CEO Pandega Citra tahun 2006, perusahaan properti pemilik Balikpapan Plaza, kepunyaan keluarga Soemarno. Hubungan Elia dan Rini Soemarno ini kabarnya sempat memecah anggota kabinet.
“Kalau melihat itu (PP No. 1/2017) sebenarnya pemerintah sudah berbaik hati untuk memberi solusi (ekspor) bagi pemegang Kontrak Karya (KK).”
Sempat terjadi tarik-menarik antarkubu dalam memutuskan nakhoda baru Pertamina. Tarik-menarik tersebut dikabarkan melibatkan Luhut Binsar Pandjaitan.
Konsorsium ini saling berbagi peran: Kapsch sebagai penyedia teknologi, Alita selaku sistem integrator, dan Toba pendukung dananya. Dikabarkan melobi KPPU lewat kunjungan Dubes Swedia.

Selama bertahun-tahun, Jepang merupakan investor terbesar di Indonesia. Tapi, sempat kecewa ketika kalah dalam proyek kereta cepat dengan Cina, dan gagalnya Pelabuhan Cilamaya.
“Biasanya secara normal (pembahasan PP) 3-4 bulan, tapi ini kan lebih dari setahun. Artinya memang pembahasannya di pemerintah mempertimbangkan dengan masak”
Pemerintah tidak perlu lagi mengawasi anggaran cost recovery dan pemilihan teknologi yang digunakan. Pengawasan hanya untuk besaran produksi migas.
“Karena banyak masyarakat yang telanjur alergi dengan media mainstream, yang menurut mereka tidak berpihak kepada mereka, maka situs abal-abal ini akhirnya booming.”
Nasib jutaan nasabah AJB Bumiputera dipertaruhkan akhir tahun ini. Skema penyelamatannya melalui rights issue Evergreen, yang kabarnya dirancang Hendrik Tee, mantan eksekutif top Sinar Mas Group.
Spiegel memakai sejumlah istilah untuk menjelaskan tanda-tanda keruntuhan Deutsche Bank. "Inkompetensi, keserakahan, kesombongan, kelemahan, dan dusta".