Ada 463 titik harta karun di perairan Indonesia, dengan nilai ditaksir hingga Rp 169,3 triliun.

Wilayah perairan Indonesia merupakan wilayah strategis bagi pelayaran dunia sejak dahulu, yang menghubungkan negara-negara di Asia, Eropa dan Timur Tengah.

Berdasarkan estimasi Badan Riset Kelautan dan Perikanan, terdapat 463 titik harta karun  di perairan Indonesia. Tersebar di 21 wilayah perairan, antara lain Pelabuhan Ratu: 134 titik, Arafura: 57 titik, Cilacap: 51 titik, Selat Malaka: 37 titik, Papua: 32 titik. Nilainya ditaksir hingga Rp 169,3 triliun.

Sebaran kapal tenggelam membawa berbagai komoditi dan barang dari Tiongkok, Asia Barat dan Eropa, seperti Belanda, Inggris dan Spanyol. Sehingga banyak ditemukan berbagai barang muatan kapal yang memiliki nilai sejarah dan eonomi yang tinggi.

Kini sebagian kecil harta karun tersebut dapat disaksikan di Marine Heritage Gallery yang ada di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta. Galeri itu baru saja diresmikan Menteri KKP Susi Pudjiastuti.

"Galeri ini bagian dari sejarah kita", ujarnya.

Artikel Terkait
Sebagai pejabat negara, Susi merasa perlu memiliki gelar akademik sebagai legitimasi atas kebijakan yang diambilnya.