Rekening di Atas Rp 2 M Dominasi Dana Bank

Rush Money akan mengganggu stabilitas ekonomi dalam negeri dan masyarakat miskin akan merugi dan paling rentan terkena dampaknya.
Image title
Oleh Widyanita
25 November 2016, 20:27
Di tengah merebaknya hasutan untuk melakukan penarikan uang secara serentak (rush money), data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menunjukkan dana di perbankan nasional masih dikuasai oleh pemilik rekening dengan saldo di atas Rp 2 miliar. Meski dana bank didominasi oleh nasabah besar, potensi adanya aksi rush money tetap diwaspadai oleh pemerintah. 
 
 
Menteri Keuangan, Sri Mulyani menekankan bila masyarakat berbondong-bondong menarik simpanannya, maka likuiditas perbankan akan tersedot dan bank bakal kesulitan membayar kewajiban yang jatuh tempo. Kejadian ini akan mengganggu stabilitas ekonomi dalam negeri dan masyarakat miskin akan merugi dan paling rentan terkena dampaknya. Karena itu, Menkeu meminta agar penegak hukum menindak tegas oknum yang menyebarkan pesan rush money
 
 
Hasutan agar masyarakat melakukan aksi penarikan uang secara serentak dari perbankan nasional tengah beredar di sosial media. Aksi ini merupakan bagian dari protes atas ketidakpuasan sebagian masyarakat terhadap proses hukum terkait dugaan penistaan agama oleh Calon Gubenur DKI Jakarta petahana, Basuki Tjahaja Purnama.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.