Kenapa Kapal Cina Incar Natuna?

Perairan Natuna rawan praktek illegal fishing karena potensi ikannya yang berlimpah dan letak geografisnya yang strategis.
Adek Media Roza
24 Maret 2016, 17:40

KATADATA - Luas perairan Natuna yang meliputi 99 persen kabupaten itu memiliki potensi perikanan lebih dari setengah juta ton per tahun. Kawasan ini menjadi daerah yang paling rawan praktek illegal fishing karena letakknya yang strategis dan berbatasan langsung dengan delapan negara. Kapal-kapal Cina termasuk yang melirik potensi Natuna dan berulang kali didapati melakukan penangkapan ikan secara ilegal. Menurut Direktur Pusat Studi Sosial dan Politik Indonesia (Puspol), Ubedilah Badrun, Natuna pantas menyandang predikat sebagai poros maritim Indonesia mengingat kekayaan sumber daya alam dan letak geografisnya yang strategis.

Baca: Indonesia, Surga Perikanan Dunia

 

Reporter: Widyanita
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.