Beban Puncak Listrik PLN April Cetak Rekor, Sinyal Ekonomi Makin Pulih

Adi Ahdiat
17 April 2022, 15:39
Pembangkit listrik PLN.
PLN
Pembangkit listrik PLN.

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat beban puncak listrik di sejumlah daerah Indonesia mengalami peningkatan pada pertengahan April 2022.

Beban puncak di sistem ketenagalistrikan Jawa-Madura-Bali (Jamali) dan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) bahkan dilaporkan naik hingga mencapai rekor tertinggi.

Hal ini disampaikan Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi dalam keterangan persnya, Sabtu (16/4).

"Realisasi beban puncak siang di sistem Jamali pada 14 April 2022 tercatat mencapai 28.693 megawatt (MW). Angka tersebut menjadi rekor tertinggi beban puncak siang hari pada sistem Jamali," terang Agung.

"Sistem Sulbagsel juga mengalami peningkatan beban puncak dan telah mencatatkan rekor tertinggi, yaitu mencapai 1.625 MW. Geliat ini naik dibandingkan rekor tahun lalu yang sebesar 1.617 MW," lanjutnya.

Agung menilai peningkatan beban puncak listrik ini merupakan sinyal pemulihan ekonomi.

“Geliat pemulihan ekonomi saat ini sudah mulai terasa. Hal ini bisa dilihat dari beban puncak listrik di beberapa daerah yang mulai meningkat. Ini sinyal optimisme bahwa masyarakat dan industri mulai meningkatkan aktivitas,” ujar Agung.

Peningkatan beban puncak listrik juga dilaporkan telah mendorong naiknya realisasi penjualan listrik nasional.

PLN mencatat pada kuartal pertama 2022 realisasi penjualan listrik sudah mencapai 65,42 terawatt-jam (TWh). Angka itu setara dengan 25,4% dari total penjualan listrik sepanjang 2021 yang jumlahnya 257,63 TWh.

PLN juga mencatat peningkatan konsumsi listrik selama kuartal pertama 2022 paling banyak terjadi di sektor industri dan ritel.

“Kenaikan penjualan listrik menjadi sinyal bahwa perekonomian kembali pulih. Aktivitas masyarakat kembali pulih sehingga mendorong konsumsi listrik. Terutama di sektor industri dan ritel, konsumsi listrik semakin meningkat,” jelas Agung.

Sepanjang 2021, penjualan listrik PLN tercatat tumbuh 5,7% dari tahun sebelumnya. Tahun lalu konsumsi listrik terbesar berasal dari golongan pelanggan rumah tangga, dengan kapasitas mencapai 115,37 TWh atau sekitar 44,7% dari total penjualan listrik PLN.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait