6 Rekomendasi Makanan Khas Kuningan yang Enak dan Murah

Berikut enam rekomendasi makanan khas Kuningan yang bisa dicoba dan menjadi oleh-oleh dengan varian harga yang ramah di kantong.
Image title
28 Maret 2022, 09:48
Ilustrasi, pembuatan peuyeum, makanan khas Kuningan.
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Ilustrasi, pembuatan peuyeum, makanan khas Kuningan.

Bila berkunjung ke Jawa Barat maka tak lengkap rasanya bila belum berkunjung ke Kabupaten Kuningan. Wilayah ini adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibu kotanya adalah Kuningan. Berjarak 250 kilometer (km) dari Kota Bandung dan 43 km dari Kota Cirebon.

Selain itu, Kuningan juga merupakan salah satu pintu gerbang masuk Jawa Barat dari sebelah timur, bersama dengan Kabupaten Ciamis, Cirebon, dan Pangandaran. Berjuluk Kota Kuda, kuda merupakan ikon dari kabupaten ini, dan dianggap merupakan perwujudan dari Si Windu, kuda gesit mlik keluarga Arya Kamuning, seorang pemimpin wilayah ini pada zaman Kesultanan Cirebon dan Pajang.

Selain dikenal dari aspek sejarah, Kuningan juga dikenal dari segi kulinernya. Berikut daftar makanan khas Kuningan yang dilansir dari Kliknusae.com:

1. Hucap

Advertisement

Makanan khas Kuningan yang pertama adalah hucap. Panganan hucap merupakan akronim dari tahu kecap. Menu sarapan khas Kuningan ini satu porsinya terdiri dari tahu yang disiram dengan bumbu kacang dan kecap lalu ditaburi bawang goreng. Makanan khas Kuningan ini berbumbu saus kacang yang lebih kental, dengan rasa asin, manis hingga asam dan pedas. Uniknya, saus kacang ini memiliki rasa rempah yang kental apabila dibandingkan dengan saus kacang yang ada pada kupat tahu pada umumnya.

Apabila kamu ingin mencoba hucap, bisa langsung datang ke Kupat Tahu Top Hj. Ma Iroh yang terletak di Jalan Dewi Sartika, Kuningan.

2. Ketempling

Rekoemndasi makanan khas Kuningan berikutnya adalah ketempling. Jenis ini merupakan makanan ringan khas Kuningan berbahan dasar singkong yang menjadi camilan favorit para warga Kuningan. Selain itu, ketempling memiliki bentuk bulat dengan warnanya kekuningan. Teksturnya renyah dan rasanya juga gurih.

Camilan khas Kuningan ini juga memiliki nama lain, yakni keripik gemblong. Perbedaannya, ketempling memiliki bentuk bulat kembung dan bagian tengahnya kopong. Ketempling dijual dengan dua varian rasa yakni rasa oncom dan rasa original. Karena rasanya yang lezat, ketempling banyak diburu oleh para wisatawan yang datang ke Kuningan.

3. Rujak Kangkung

Panganan ini menjadi inovasi apabila Anda merasa  bosan dengan rujak buah, tak ada salahnya mencicipi rujak kangkung khas Kuningan. Kabupaten Kuningan punya rujak kangkung yang siap memanjakan lidah kamu dengan kelezatannya. Rujak kangkung yang memiliki cita rasa pedas ini disiram dengan bumbu rujak dengan tambahan asam jawa yang membuat rasanya lebih segar.

Kamu bisa mencobanya di tempat Kuliner Rujak Kangkung dan Tutut yang berlokasi di Jl. RE Martadinata No. 111, Ciporang, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan.

4. Keripik Gadung

Keripik ini terbuat dari umbi tanaman gadung yang sebenarnya beracun bila pengolahannya tidak tepat. Biasanya, keripik ini memiliki rasa asin gurih. Keripik gadung diolah dengan cara digoreng. Sebelum digoreng, umbi gadung harus dibersihkan terlebih dulu dari racunnya. Kemudian diiris tipis, lalu dicuci bersih. Karena cara pengolahan umbi gadung yang cukup rumit, oleh-oleh ini mulai sulit ditemui.

5. Kue Satu

Makanan khas Kuningan berikutnya adalah kue satu. Namanya unik karena menunjukkan salah satu nominal angka. Cara pembuatan kue  yang namanya mirip angka ini dibuat dari olahan kacang hijau yang disangrai, ditumbuk, lalu dicampur dengan gula halus. Setelah itu, adonan kue satu dicetak menggunakan cetakan kayu. Setelah dicetak, kue satu tidak dipanggang ataupun digoreng, melainkan dijemur di bawah terik matahari hingga kering. Jika penasaran ingin mencicipi, silakan datang ke pusat oleh-oleh di Kabupaten Kuningan.

6. Peuyeum Ketan

Pilihan makanan khas Kuningan terakhir ada  olahan peuyeum ketan atau tape ketan unik yang dibungkus dengan menggunakan ember berukuran sedang dan kecil. Peuyeum ketan dibuat menggunakan beras ketan putih yang melalui proses fermentasi. Setelah difermentasi, tape ketan yang matang akan berubah menjadi warna hijau.

Tape ketan khas Kuningan memiliki rasa yang manis dan legit karena menggunakan daun jambu sebagai bungkusnya dan diproses dengan cara dibakar menggunakan kayu bakar. Pada umumnya, tape ketan tersedia di pusat oleh-oleh di Kuningan seperti toko Jelita Oleh-Oleh yang sudah cukup terkenal di Kuningan.

Demikianlah enam rekoemndasi makanan khas Kuningan yang bisa dicicipi dan menjadi oleh-oleh bagi sanak kerabat. Selain rasanya yang enak, enam makanan tersebut juga memiliki harga terjangkau dan ramah di kantong bagi semua kalangan.

Editor: agung
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait