Birama Adalah Ketukan Berulang, Pahami Jenis dan Fungsinya

Birama adalah jumlah banyaknya ketukan dalam setiap ruas-ruas lagu. Terdapat empat macam pola tanda birama, yakni 4/4, 3/4, 6/8, dan 2/4.
Image title
23 Mei 2022, 15:19
birama adalah
Pexels.com/Josh Sorenson
Ilustrasi, musisi memainkan alat musik drum.

Birama adalah salah satu unsur dalam seni musik yang dapat menentukan keharmonisan suatu nada. Birama yang tepat dapat memengaruhi kenyamanan pendengar ketika menikmati suatu karya musik.

Apa itu Birama?

Birama adalah ketukan berulang secara teratur dalam waktu yang sama, yang biasanya ditulis dalam angka pecahan, seperti 2/4, 3/4, 2/3, dan seterusnya. Angka di atas "/" (pembilang) menunjukan jumlah ketukan. Sementara angka di bawahnya (penyebut) menunjukan nilai nada dalam satu ketukan.

Mengutip laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, birama bisa diartikan jumlah banyaknya ketukan dalam setiap ruas-ruas lagu.

Satu ruas birama ditunjukan oleh batas-batas garis vertikal atau yang biasa disebut garis birama. Hal tersebut terlihat dalam musik diatonis. Dalam musik pentatonis, penggunaan garis birama cukup jarang ditemui.

Advertisement

Dalam tangga nada diatonis, petak yang dibatasi garis birama disebut ruas birama. Dalam seni musik, tiap birama memiliki tekanan suara teratur yang disebut arsis, yaitu birama yang ringan, dan aksen atau birama yang kuat.

Birama umumnya ditempatkan pada awal musik. Tanda birama berisi dua angka, yakni atas dan bawah. Angka di atas menunjukan jumlah ketikan pada tiap ruas birama dan angka di bawah menunjuka satuan nilai not yang dijadikan patokan tempo.

Jenis Birama

Birama utama terdiri dari dua jenis, yaitu birama perduaan dan birama pertigaan. Berikut perinciannya:

  1. Birama perduaan bersahaja: birama 2/4 dan 2/8.
  2. Birama perduaan bertingkat: birama 4/4, 8/4, 4/8, dan 8/8.
  3. Birama pertigaan bertingkat: birama 3/4 dan 3/8.
  4. Birama pertigaan bertingkat: birama 6/4, 6/8, 9/4, dan 9/8.

Terdapat empat macam pola tanda birama, yakni 4/4, 3/4, 6/8, dan 2/4. Berikut penjelasannya:

Birama 4/4

Birama ini merupakan yang paling umum dan cukup sering digunakan dalam banyak genre musik. Dalam birama 4/4, setiap birama ada empat hitungan dan setiap hitungan bernilai seperempat. Sederhananya, tiap birama terdiri dari empat ketukan.

Birama 3/4

Birama 3/4 atau yang dikenal dengan tempo waltz berarti setiap birama memiliki tiga hitungan dan setiap hitungan bernilai seperempat.

Birama 6/8

Birama 6/8 berarti setiap birama ada enam hitungan dan setiap hitungan bernilai seperdelapan. Sederhananya, tiap birama terdiri dari enam ketukan.

Birama 2/4

Birama 2/4 terdiri dari dua ketukan.  Setiap birama ada dua hitungan dan setiap hitungan bernilai seperempat.

Fungsi Birama

Mengutip dosenpendidikan.co.id, birama memiliki dua fungsi, yakni fungsi musikal dan fungsi simbol.

  • Fungsi Musikal

Dalam fungsi musikal, birama memiliki fungsi untuk membangun irama. Dari satuan unit-unit birama yang berulang akan terbentuk irama. Dalam membangun irama, satuan unit-unit birama yang berulang biasanya terdiri dari warna bunyi berat dan ringan.

  • Fungsi Simbol

Secara simbol musikal, birama erat kaitannya dengan hitungan dasar irama dalam musik. Birama umumnya disimbolkan dengan angka pecahan.

Unsur Seni Musik

Dalam seni musik, selain birama, terdapat beberapa unsur lainnya yang penting untuk diperhatikan, yaitu:

1. Melodi

Melodi adalah rangkaian sejumlah bunyi atau nada, yang ditanggapi berdasarkan perbedaan tinggi rendah atau naik turunnya. Unsur ini tediri dari durasi, pitch, dan tone.

2. Harmoni

Harmoni berhubungan dengan keselarasan bunyi. Unsur ini meliputi peranan, susunan, dan hubungan dari sebuah paduan bunyi dengan bentuk secara keseluruhan. Harmoni memiliki elemen interval dan akor.

3. Tempo

Tempo berhubungan dengan cepat atau lambatnya suatu musik disuguhkan. Tanda tempo dibagi menjadi empat, yaitu tempo lambat (largo, adagio, grave, lento), tempo sedang (andante, andantino, moderato, allegro moderato), tempo cepat (allegro, allegretto, presto, vivace), tempo perubahan (rit, ritard, a.t, accel, serta string). Sementara itu, ukuran untuk menentukan tempo adalah beat, yaitu ketukan dasar yang menunjukan banyak ketukan dalam satu menit.

4. Dinamik

Dinamik berhubungan dengan keras atau lembutnya lagu dan perubahannya.

5. Tangga Nada

Tangga nada adalah urutan atau deret nada yang disusun secara berjenjang. Antara nada satu dengan lainnya terdapat jarak tertentu yang menentukan kemungkinan variasi nada dan jenis tangga nada.

6. Timbre

Timbre diartikan sebagai warna bunyi atau kualitas bunyi yang membedakan kesan. Timbre alat musik tergantung dari sumber bunyi dan cara bergetarnya. Timbre alat musik petik dan alat musik pukul akan berbeda, meskipun keduanya memainkan nada yang sama.

7. Notasi

Ada dua macam notasi, yaitu notasi angka dan notasi balok. Notasi angka adalah sistem penulisan lagu yang menggunakan simbol angka, yaitu sebagai berikut:

1  2  3  4  5  6  7

do re mi fa so la si

Sementara itu, notasi balok atau notasi mutlak adalah simbol atau tanda untuk menyatakan tinggi rendahnya suara yang diwujudkan dalam bentuk gambar. Dalam notasi balok, terdapat tiga bagian, yaitu bendera, tangkai, dan kepala.

Editor: agung
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait