6 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Kolesterol

Image title
16 Desember 2022, 11:15
Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Kolesterol
Unsplash
Ilustrasi, makanan yang tidak boleh dikonsumsi penderita kolesterol.

Siapa saja bisa mengalami kolesterol tinggi. Mengutip Hello Sehat, seseorang dikatakan memiliki kolesterol tinggi bila kadarnya lebih dari 200 mg/dL. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh gaya hidup terutama makanan yang dikonsumsi.

Jika Anda mengalami kondisi yang sama, Anda bisa menurunkannya dengan menghindari makanan tinggi kolesterol. Cara ini juga bisa membantu mencegah berbagai komplikasi kolesterol yang mungkin terjadi.

Lalu, apa saja makanan yang perlu dihindari? Berikut ini informasi enam makanan yang tidak boleh dikonsumsi penderita kolesterol.

1. Makanan yang Digoreng

Makanan seperti gorengan merupakan makan yang pantang dikonsumsi oleh penderita kolesterol. Hal ini dikarenakan makanan yang digoreng biasanya memiliki kadar kalori dan lemak trans yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. 

Terlebih lagi jika digoreng menggunakan minyak yang banyak dan telah dipakai berulang kali. Selain itu, diikuti dari Pakistan journal of Medical Science, makanan yang digoreng dapat meningkatkan risiko penyakit jantung obesitas, dan diabetes. 

Bila Anda masih suka memasak dengan cara digoreng, Anda sebaiknya mencoba untuk mengubahnya. Ana bisa memasak dengan cara dipanggang, dikukus, direbus atau cara lain yang lebih aman untuk kesehatan., 

2. Makanan Cepat Saji 

Sebenarnya tidak ada masalah mengkonsumsi makanan ini. Namun Anda sebaiknya tidak mengkonsumsi nya setiap hari. Hal ini dikarenakan makan cepat saji atau fast food  biasanya merupakan makanan olahan dan digoreng dengan minyak yang banyak.

Cara memasak seperti inilah yang membuatnya memiliki kandungan kolesterol, gula, lemak jenuh, dan lemak trans yang  tinggi. Bila makanan dengan  kolesterol yang tinggi sering dikonsumsi maka  bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan obesitas. 

Sedangkan lemak trans  yang terdapat pada fast food dapat meningkatkan kadar LDL dalam tubuh serat menurunkan kadar kolesterol baik. Dengan demikian, potensi Anda megamai diabetes tipe 2 semakin tinggi.

Hal yang sama juga disampaikan sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Health Promotion Perspectives. Penelitian ini menyebutkan basah terlalu sering mengkonsumsi fast food dapat mengaktifkan kadar kolesterol dalam darah, lemak di area perut, serta masalah pada regulasi gula darah didalam tubuh.

Selain itu, makanan ini juga tidak memiliki nurisi lengkap yang dibutuhkan oleh tubuh sehingga sebaiknya dihindari oleh penderita kolesterol.

3. Udang

Makan selanjutnya yang pantang dikonsumsi penderita kolesterol adalah udang. Meskipun termasuk makanan rendah lemak, namun ternyata udang memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi dibandingkan makanan laut lainnya. 

Satu porsi udang mengaung 170 miligram kolesterol atau lebih dari setengah asupan harian yang direkomendasikan. Meskipun mengandung nutrisi yang menyehatkan tubuh, Anda sebaiknya tetap berhati-hati dan tidak mengkonsumsinya dengan porsi yang berlebihan. 

Jika ingin mengkonsumsinya, Anda bisa mengimbanginya dengan sayur dan buah-buahan segar.  Atau Anda bisa bertanya kepada dokter bagaimana cara makan udang yang tepat agar tetap memperoleh nutrisi yang ada di dalamnya.

Anda juga perlu membatasi makan makanan laut lainnya seperti lobster, cumi-cumi dan gurita yang juga memiliki kadar kolesterol. Sebagai alternatif, Anda bisa mengkonsumsi makanan laut lainnya seperti ikan salmon, sarden dan tuna.

Makanan laut ini mengandung lemak baik seperti omega-3 yang dapat meningkatkan kadar high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik sekaligus menurunkan kadar low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat.

4. Kulit

Bagi berapa orang, kulit ayam merupakan bagian favorit terutama bila digoreng hingga renyah dan crispy. Namun Anda sebaiknya menghindari konsumsi akan on jika memiliki kadar kolesterol yang tinggi.

Hal ini dikarenakan kulit ayam mengandung 80% dari total kalori lemak daging ayam secara keseluruhan. Terlebih lagi jika kulit ayam digoreng, tentunya jumlah kalori dan kolesterol juga akan meningkat.  

Oleh karena itu, Anda sebaiknya menghindari bagian kulit ayam jika memang ingin menguasai ayam goreng. Anda juga bisa membuat kulitnya  sebelum disajikan. Dengan melakukan cara ini, Anda bisa menjaga kadar kolesterol agar tidak naik.

5. Daging Olahan

Makanan selanjutnya yang pantang dikonsumsi penderita kolesterol adalah daging olahan.Hal ini dikarenakan makanan seperti hotdog, sosis, hingga burger menggunakan potongan daging merah paling berlemak sehingga mengandung tinggi kolesterol dan lemak jenuh.

Kandungan inilah yang dapat mengatakan risiko penyakit jantung dan kanker tertentu seperti kanker usus besar.

Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian dalam International Journal of preventive Medicine yang melibatkan 614.000 peserta.. Penelitian ini menunjukkan bahwa tambahan 50 gram porsi daging olahan per hari dapat meningkatkan risiko penyakit jantung 42% lebih tinggi.

6. Daging Merah

Selain daging olahan, Ana sebagai penderita kolesterol juga harus menghindari konsumsi daging merah. Pasalnya daging merah seperti daging sapi atau domba umumnya memiliki kandang lemak jenuh yang tinggi.

Bahkan potongan daging pada makanan seperti hamburger, iga, dan daging panggang memiliki kandungan lemak yang paling tinggi. BIla Anda tetap ingin makan daging merah, Anda bisa makan pada ukuran porsi 3 ons dan memilih potongan daging dengan sedikit lemak atau tanpa lemak sama sekali. Dengan cara ini maka kadar kolesterol Anda akan tetap terjaga.

Cara lebih sehat lainya adalah Anda bisa mengonsumsi daging lainnya yang mengandung lebih rendah lemak jenuh dan kolesterol seperti ayam tanpa kulit dada kalkun, ikan, dan kacang-kacangan.

Editor: agung
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait