Jasa Marga Hentikan Sementara Top Up Tunai di Gerbang Tol Imbas Corona

Penutupan sementara aktivitas top-up tunai dilakukan di gerbang tol wilayah Jabodetabek, untuk mencegah penyebaran virus corona.
Image title
19 Maret 2020, 16:37
Ilustrasi, Sejumlah kendaraan memasuki gerbang Tol Cililitan, Jakarta, Jumat (31/1/2020).
ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Ilustrasi, Sejumlah kendaraan memasuki gerbang Tol Cililitan, Jakarta, Jumat (31/1/2020).

Melanjutkan langkah pencegahan penyebaran virus corona, PT Jasa Marga Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) menutup sementara aktivitas top up tunai.

Dalam keterangan resmi, Kamis (19/3), penutupan sementara aktivitas top up tunai ini dilakukan di gerbang tol wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dan berlaku efektif mulai 19 Maret 2020.

Tindakan ini diambil Jasa Marga sebagai langkah antisipasi pengendalian pandemi virus corona, dalam hal ini penerapan social distancing secara bertahap, termasuk aktivitas transaksi di jalan tol.

Dalam keterangan resmi, Kamis (19/3), Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, langkah menutup sementara aktivitas top-up dilakukan karena perusahaan mengutamakan kesehatan dan keamanan baik pengguna jalan, maupun karyawan Jasa Marga yang bertugas di lapangan.

Advertisement

(Baca: Jasa Marga Terapkan Mitigasi Penularan Corona di Pintu Tol & Rest Area)

"Dengan adanya fasilitas top-up, masih ada transaksi dengan menggunakan uang tunai dan potensi kontak fisik antara pengguna jalan dengan karyawan operasional Jasa Marga,” kata Dwimawan, dalam keterangan resmi, Kamis (19/3).

Ia pun mengimbau agar pengguna jalan tol di wilayah Jabodetabek untuk memastikan kecukupan saldo dalam uang elektronik atau e-money, sehingga tidak muncul antrean atau interaksi dengan penumpang lain.

Sebelumnya, Jasa Marga sudah melakukan serangkaian tindakan untuk memitigasi penyebaran virus corona di lingkungan gerbang tol wilayah Jabodetabek. Tindakan tersebut antara lain, pembersihan menggunakan diisienfektan pada gerbang tol dan rest area, serta pembekalan alat pelindung diri (APD) untuk petugas di lapangan.

(Baca: 12 BUMN Siap Buyback Saham Milik Publik Senilai Rp 7 - 8 Triliun)

Reporter: Muchammad Egi Fadliansyah
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait