KPU Sahkan Jokowi Menang Mutlak di 12 Wilayah Pemilihan Luar Negeri

Dari 12 wilayah pemilihan luar negeri yang baru disahkan KPU, tak satu pun yang memenangkan Prabowo-Sandiaga.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
7 Mei 2019, 16:16
Pilpres 2019, KPU, Jokowi-Ma'ruf, Prabowo-Sandiaga
ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL
Petugas logistik KPU Pusat memeriksa surat pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 untuk pemilih luar negeri di gudang logistik KPU di Benda, Tangerang, Banten, Kamis (7/2/2019).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali mengesahkan beberapa hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019 di wilayah luar negeri. Pada Selasa (7/5) KPU mengesahkan rekapitulasi suara dari 12 wilayah di luar negeri, menyusul 31 wilayah yang telah disahkan sebelumnya.

12 wilayah tersebut antara lain, Kuching, Malaysia; Frankfurt, Jerman; Capetown, Afrika Selatan; Helsinki, Finlandia; Penang, Malaysia; Windhoek, Namibia; Praha, Ceko; Bukares, Romania; Harare, Zimbabwe; Pnom Penh, Kamboja; Moskow, Rusia; dan Lima, Peru.

Dari 12 wilayah tersebut, pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) unggul atas lawannya paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (Prabowo-Sandiaga).

Sang Petahana memenangi Pilpres 2019 di 12 wilayah ini dengan raihan suara sebanyak 77.468 suara, sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya mampu meraih suara sebanyak 35.843.

Di Kuching, Jokowi-Ma'ruf unggul 44.992 suara, sementara Prabowo-Sandiaga hanya mendapat 26.461 suara. Kemudian, di Frankfurt Jokowi-Ma'ruf memperoleh 4.353 suara, sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya mendapat suara sebesar 796.

Di Capetown, suara yang didapatkan Jokowi-Ma'ruf tercatat mencapai 77 suara, sementara Prabowo-Sandiaga mendapat 35 suara. Di Helsinki, Jokowi-Ma'ruf mendapat 344 suara, sedangkan Prabowo-Sandiaga memperoleh 64 suara.

(Baca juga: MK Pastikan Siap Tangani Gugatan Pemilu 2019)

Di Penang, Jokowi-Ma'ruf memperoleh 23.703 suara, sementara Prabowo-Sandiaga memperoleh 7.987 suara di sana. Lalu di Windhoek, Jokowi-Ma'ruf mendapatkan 102 suara, sementara Prabowo-Sandiaga hanya mendapatkan 33 suara.

Di Praha, Jokowi-Ma'ruf mampu mengumpulkan 200 suara, sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya mampu mendapat 34 suara. Di Bukares, Jokowi-Ma'ruf memperoleh 112 suara, sementara perolehan suara Prabowo-Sandiaga sangat kecil, yakni 11 suara di Bukares.

Di Harare, Jokowi-Ma'ruf mendapat 163 suara, sementara Prabowo-Sandiaga memperoleh 56 suara. Lalu, di Pnom Penh, Jokowi-Ma'ruf mampu memperoleh 3.018 suara, sedangkan Prabowo-Sandiaga berhasil mendapatkan 202 suara di sana.

Di Moskow, Rusia Jokowi-Ma'ruf  berhasil mendapatkan 404 suara, sementara Prabowo-Sandiaga memperoleh 149 suara. Terakhir, di Lima Jokowi-Ma'ruf menang dengan 64 torehan suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga hanya mendapatkan 15 suara.

Sebanyak 12 negara ini menambah panjang deretan kemenangan Jokowi-Ma'ruf pada wilayah-wilayah lainnya di luar negeri. Sebelumnya, hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 wilayah luar negeri hingga Senin (6/5) pukul 22.57 WIB, KPU telah mengumpulkan 31 wilayah pemilihan.

(Baca juga: Hasil Rekapitulasi Sementara, Jokowi-Ma'ruf Unggul di 25 Negara)

Dari 31 wilayah tersebut, Jokowi-Ma'ruf unggul di 25 wilayah. Sementara, paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga hanya mampu memenangkan perolehan suara di lima wilayah.

Hasil imbang diperoleh kedua paslon di Tunis, Tunisia dengan perolehan suara keduanya masing-masing mendapatkan 66 suara.

Dengan ini, hasil sementara rekapitulasi Pilpres 2019 di 43 wilayah luar negeri dimenangi oleh Jokowi-Ma'ruf, yang mampu unggul di 37 wilayah. Sementara, Prabowo-Sandiaga hanya mampu unggul di lima wilayah saja.

Reporter: Dimas Jarot Bayu

Video Pilihan

Artikel Terkait