Jokowi Siapkan Strategi Kebangkitan Ekonomi Pasca Corona Tahun 2021

Jokowi meminta identifikasi sektor-sektor terdampak corona dan sektor yang mampu bertahan, serta penyusunan strategi besar untuk pemulihan tahun 2021.
Dimas Jarot Bayu
30 April 2020, 14:24
Ilustrasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi optimistis tahun 2021 Indonesia akan pulih karena virus corona (Covid-19) telah sepenuhnya reda. Oleh karena itu, ia meminta strategi besar pemulihan segera disusun.
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama.
Ilustrasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi optimistis tahun 2021 Indonesia akan pulih karena virus corona (Covid-19) telah sepenuhnya reda. Oleh karena itu, ia meminta strategi besar pemulihan segera disusun.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis tahun 2021 akan menjadi tahun pemulihan dan kebangkitan ekonomi Indonesia. Optimisme itu berlandaskan keyakinan pandemi virus corona (Covid-19) akan selesai tahun depan.

"Saya optimistis tahun 2021 adalah tahun recovery, tahun pemulihan, dan tahun rebound (kebangkitan)," kata Jokowi saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2020 melalui video conference, Kamis (30/4).

Oleh karena itu, Kepala Negara menilai, kecepatan tidak hanya dibutuhkan saat penanganan pandemi Covid-19 saja, tetapi juga untuk persiapan pemulihan akibat Covid-19.

Pertimbangannya, negara yang bisa dikatakan berhasil bukan hanya negara yang berhasil menangani pandemi corona secara cepat. Melainkan, negara yang juga cepat melakukan pemulihan atau recovery.

Karena Indonesia wajib pulih 2021, maka Presiden meminta para Kepala Daerah untuk mengidentifikasi secara detail sektor-sektor yang terdampak pandemi Covid-19. Contohnya, sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pariwisata, konstruksi dan transportasi.

(Baca: Corona Selesai Akhir Tahun, Jokowi Yakin Pariwisata Bakal Booming 2021)

Selain sektor terdampak, Jokowi meminta dilakukannya identifikasi terhadap sektor yang mampu bertahan, bahkan mampu mengambil peluang di tengah pandemi Covid-19.

"Misalnya sektor tekstil dan produk tekstil, kimia, farmasi, alat kesehatan, makanan dan minuman, serta sektor jasa telekomunikasi dan jasa logistik," ujarnya.

Tak hanya itu, Jokowi juga meminta agar strategi besar untuk pemulihan pasca-corona dan tahapan-tahapannya segera disiapkan. Melalui strategi besar tersebut, pemerintah dapat mengetahui intervensi apa yang harus dilakukan untuk mempercepat pemulihan.

Lebih lanjut, situasi pandemi Covid-19 juga harus digunakan sebagai memomentum melakukan reformasi. Di saat seperti inilah, pemerintah bisa melihat seberapa kuat ketahanan sosial, ekonomi dan pangan yang dimiliki Indonesia.

Kemudian, pemerintah bisa menghitung kembali berbagai potensi di dalam negeri yang belum dikelola secara maksimal.

(Baca: Jokowi Ajak Masyarakat Bantu Pemerintah Tangani Pandemi Corona)

Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait