Wilayah Zona Merah Covid-19 Jawa Timur Menyusut Menjadi 7 Daerah

Total kasus positif Covid-19 di tujuh wilayah berstatus zona merah di Jawa Timur mencapai 6.862 orang dengan jumlah kasus meninggal mencapai 543 orang.
Image title
21 Juni 2020, 08:34
Ilustrasi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Wilayah berstatus zona merah atau berisiko tinggi Covid-19 di Jawa Timur menyusut dari 12 menjadi 7 wilayah.
ANTARA FOTO/Moch Asim/ama.
Ilustrasi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Wilayah berstatus zona merah atau berisiko tinggi Covid-19 di Jawa Timur menyusut dari 12 menjadi 7 wilayah.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur mencatat, wilayah dengan risiko penularan virus corona atau Covid-19 yang tinggi, tinggal tujuh kabupaten/kota.

"Sebelumnya ada 12 daerah, tapi sekarang sudah tinggal tujuh dan semoga bisa semakin turun," ujar Gubernur sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dilansir dari Antara, Minggu (21/6).

Tujuh daerah berstatus zona merah tersebut antara lain, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Jombang, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Situbondo.

Hingga Sabtu (20/6) pukul 17.00 WIB, total kasus positif Covid-19 tujuh wilayah tersebut mencapai 6.862 orang. Rinciannya, Kota Surabaya sebanyak 4.572 orang, Kabupaten Sidoarjo sebanyak 1.186 orang, dan Kabupaten Gresik mencapai 462 orang.

Advertisement

Kemudian, di Kabupaten Pasuruan mencapai 273 orang, Kabupaten Jombang sebanyak 153 orang, Kabupaten Mojokerto 124 orang dan Kabupaten Situbondo 92 orang.

(Baca: Jawa Timur Kembali Cetak Kasus Tambahan Covid-19 Tertinggi Nasional)

Dari total kasus positif di tujuh wilayah tersebut, jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh tercatat 1.927 orang. Rinciannya, di Kota Surabaya 1.559 orang, Kabupaten Sidoarjo 193 orang, Kabupaten Gresik mencapai 68 orang. Lalu, Kabupaten Pasuruan 58 orang, Kabupaten Jombang 17 orang,

Sementara, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Situbondo masing-masing mencatat 16 kasus positif Covid-19 dinyatakan sembuh.

Adapun, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal di tujuh wilayah zona merah tersebut mencapai 543 orang. Rinciannya, di Kota Surabaya tercatat sebanyak 348 orang, Kabupaten Sidoarjo 91 orang, dan Kabupaten Gresik 46 orang.

Kemudian, di Kabupaten Pasuruan tercatat 22 pasien positif Covid-19 meninggal, dan Kabupaten Jombang tercatat sebanyak 18 orang meninggal. Sementara di Kabupaten Mojokerto dan Situbondo, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal masing-masing tercatat sembilan orang.

Sementara, wilayah dengan tingkat risiko penyebaran Covid-19 sedang atau zona oranye tercatat ada 15 wilayah, antara lain Sampang, Pamekasan, Kabupaten Malang, Jember, Bangkalan, Nganjuk, dan Bojonegoro. Kemudian, Tulungagung, Banyuwangi, Magetan, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kabupaten Kediri, Tuban dan Lamongan.

(Baca: Kasus Baru Bertambah 1.226 Orang, Positif Covid-19 RI Tembus 45 Ribu)

Untuk wilayah berstatus zona kuning atau memiliki risiko penularan rendah tercatat 15 wilayah, yakni Kabupaten Madiun, Kota Probolinggo, Bondowoso, Trenggalek, Kabupaten Blitar, Kota Pasuruan, dan Sumenep. Lalu, Kabupaten Probolinggo, Ponorogo, Ngawi, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Batu, Pacitan dan Lumajang.

Gugus Tugas Covid-19 Gugus Tugas Percepatan Penanganan mengungkapkan, Kota Madiun menjadi wilayah pertama di Jawa Timur yang berubah status menjadi zona hijau, alias sudah tidak memiliki risiko penyebaran Covid-19.

"Alhamdulillah, tentu kita bersyukur Kota Madiun menjadi daerah pertama di Jawa Timur yang menjadi zona hijau. Semoga segera disusul daerah lain dan menjadi motivasi agar penerapan protokol kesehatan selalu dipatuhi," kata Khofifah.

Sebagai informasi, total kasus positif Covid-19 di Jawa Timur tercatat mencapai 9.444 orang per Sabtu (20/6), bertambah 304 orang dibandingkan sehari sebelumnya.

Adapun, jumlah kasus sembuh tercatat sebanyak 2.789 orang, bertambah 125 dari hari Jumat (19/6). Sementara, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal mencapai 718 orang, bertambah 17.

(Baca: Bertambah 128 Kasus, Positif Corona Pasar Tradisional Capai 701 Orang)

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait