Tingkat Positif Covid-19 di RI Makin Bertambah selama Juni - Agustus

Peningkatan tingkat positivitas Covid-19 terjadi karena pendataan semakin kuat diikuti pemeriksaan dan penulusuran kontak yang semakin agresif.
Dimas Jarot Bayu
31 Agustus 2020, 14:00
Ilustrasi, Tim Gugus Tugas Percepatan dan Pencegahan COVID-19 mengambil sampel saat tes usap (swab test). Tingkat positivtas Covid-19 Indonesia meningkat signifikan selama Juni-Agustus 2020.
ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/aww.
Ilustrasi, Tim Gugus Tugas Percepatan dan Pencegahan COVID-19 mengambil sampel saat tes usap (swab test). Tingkat positivtas Covid-19 Indonesia meningkat signifikan selama Juni-Agustus 2020.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat tingkat positivitas (positivity rate) virus corona atau Covid-19 di Indonesia terus meningkat setiap bulannya. Hal ini ditunjukkan dengan positivity rate Covid-19 Indonesia selama periode Juni-Agustus 2020.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati menjelaskan positivity rate Covid-19 Indonesia sempat turun signifikan pada Mei 2020 menjadi 10,81%. Sebelumnya, pada April 2020 level tingkat posivitas tercatat sebesar 13,98%.

Namun, positivity rate virus corona ini kemudian naik menjadi 11,79% pada Juni 2020 dan 13,36% pada Juli 2020. Levelnya makin meningkat pada Agustus 2020 yakni sebesar 15,3%.

"Positivity rate Agustus 2020 menjadi yang tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya, karena sebelumnya tidak pernah setinggi itu," kata Raditya dalam konferensi per secara daring, Senin (31/8).

Advertisement

Ia menjelaskan semakin tingginya tingkat positivitas Covid-19 terjadi karena proses pendataan yang semakin kuat. Menurutnya, upaya pemeriksaan dan penelusuran kontak positif virus corona juga semakin agresif pada saat ini.

Hal ini ditunjukkan dari total spesimen yang diperiksa mencapai 2.224.337 hingga Minggu (30/8). Adapun, total orang yang telah diperiksa spesimennya mencapai 1.282.618 orang.

"Sampai dengan 30 Agustus 2020 telah diperiksa 4.750 orang per 1 juta penduduk," kata Raditya.

Jika dikalkulasi, BNPB mencatat rata-rata tingkat positivitas Covid-19 Indonesia saat ini adalah sebesar 13,41%. Level ini jauh di atas batas aman yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni sebesar 5%.

Meski positivity rate Covid-19 Indonesia tergolong tinggi, tingkat kesembuhan pasien positif virus corona pun tercatat meningkat. Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia tercatat sebesar 72%.

Angka ini didapat dari perbandingan antara jumlah pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh yakni sebesar 124.185, dengan total kasus yang terjadi di Indonesia sebanyak 172.053 kasus. Tingkat kesembuhan Covid-19 di Indonesia ini jauh lebih baik dibandingkan global yang sebesar 69,74%.

"Sisi positifnya adalah di Indonesia semakin banyak orang yang sembuh dan bisa tertangani dengan baik," ujarnya.

Sementara, persentase tingkat kematian akibat Covid-19 Indonesia tercatat sebesar 4,27% dari total kasus positif virus corona. Sebagai informasi, hingga Minggu (30/8) jumlah pasien Covid-19 yang meninggal mencapai 7.343 orang, bertambah 102 orang dibandingkan sehari sebelumnya.

Persentase tingkat kematian akibat Covid-19 di Indonesia ini tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata dunia yang sebesar 3,35%. Mengutip laman Worldometer, jumlah pasien virus corona secara global yang meninggal dunia tercatat mencapai 850.637 orang dari total kasus sebanyak 25.391.204 orang.

Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait