Perbankan Masih Percaya Diri Mampu Mencapai Target Penyaluran Kredit

CIMB Niaga dan BTN masih percaya diri mampu mencapai target penyaluran kredit tahun ini, meski kondisi perekonomian masih diselimuti pandemi corona.
Image title
19 Maret 2020, 15:27
Ilustrasi, logo PT Bank CIMB Niaga Tbk. Beberapa bank, termasuk CIMB Niaga masih percaya diri mampu mencapai target penyaluran kredit yang dicanangkan.
Arief Kamaludin|KATADATA
Ilustrasi, logo PT Bank CIMB Niaga Tbk. Beberapa bank, termasuk CIMB Niaga masih percaya diri mampu mencapai target penyaluran kredit yang dicanangkan.

Meski di tengah situasi perekonomian yang diselimuti pandemi corona, beberapa bank masih percaya diri mampu mencapai target penyaluran kredit yang dicanangkan.

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) misalnya, tetap mempertahankan target pertumbuhan kredit dua digit, yakni di kisaran 10%-12%. Meski demikian, kewaspadaan efek negatif pandemi corona makin diperkuat.

Direktur Konsumer Bank CIMB Niaga Lani Dermawan mengungkapkan, saat ini CIMB Niaga tetap mempertahankan target penyaluran kredit, sambil melihat situasi dan tidak menutup kemungkinan adanya revisi terhadap target penyaluran kreditnya.

“Belum kami tinjau kembali sebab prioritas adalah komunikasi nasabah dan ke existing portfolio,” kata Lani kepada Katadata.co.id, Kamis (19/3).

Advertisement

(Baca: Perbankan Mengaku Belum Ada Kredit Macet karena Wabah Virus Corona)

Menurut Lani, CIMB Niaga sudah melihat ada beberapa sektor konsumer yang terdampak pandemi corona, utamanya yang terimbas langsung, seperti pariwisata. Sektor pariwisata ini menurutnya mempunyai ketergantungan tinggi terhadap supply dari Tiongkok, sehingga efek virus corona jelas terasa.

Oleh karena itu, ia menjelaskan, CIMB Niaga akan menerapkan pemantauan dan pendekatan lebih dini terhadap nasabah di sektor-sektor konsumer, untuk melakukan tindakan preventif kredit macet.

Tak hanya CIMB Niaga, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) juga optimistis mampu mencapai target penyaluran kredit yang ditetapkan, yakni 8%-10%. Namun, strategi menggenjot kredit dikatakan DIrektur Keuangan BTN Nixon Napitupulu baru akan dijalankan pada semester kedua tahun ini.

Alasannya, BTN berharap memasuki semester kedua tahun 2020, pandemi corona sudah mulai mereda, bahkan menghilang dari Indonesia. Meski demikian, ia tidak menampik pandemi corona ini berdampak pada kinerja non performing loan (NPL) BTN. Sayangnya, pihaknya belum memiliki angka yang pasti berapa peningkatan NPL tersebut.

“Corona jelas berdampak pada NPL BTN, cuma angka pastinya masih menunggu review team di lapangan,” ujar Nixon kepada Katadata.co.id, Kamis (19/3).

(Baca: Ini Cara Bank BUMN Menekan Dampak Corona)

Reporter: Muchammad Egi Fadliansyah
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait