Belum Ada Dompet Elektronik, Peluncuran LinkAja Kembali Ditunda

Peluncuran LinkAja kembali ditunda lantaran ada kendala migrasi dompet elektronik.
Image title
22 April 2019, 15:47
dompet elektronik, fintech
ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAH
Warga menunjukkan aplikasi pembayaran digital (uang elektronik) LinkAja saat sosialisasi di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Selasa (2/4/2019). Sistem pembayaran digital LinkAja yang merupakan bentukan tujuh BUMN (Telkomsel, BRI, BNI, BTN, Bank Mandiri, Pertamina dan Asuransi Jiwasraya) tersebut dapat digunakan masyarakat untuk melakukan pembayaran tiket kereta api.

Peluncuran fintech pembayaran pelat merah, LinkAja kembali ditunda dari rencana semula pada 21 April 2019. Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan, adanya penundaan disebabkan karena masih ada kendala migrasi dompet elektronik.

Awalnya, LinkAja direncanakan meluncur resmi pada 13 April 2019. Namun, peluncuran ditunda seminggu menjadi 21 April 2019 yang akhirnya kembali diundur. "Kami mau migrasi dompet segala macem, tapi dompet elekrtroniknya belum ada," kata dia di kantornya, Jakarta, Senin (22/4).

Menurutnya, dompet elektronik sedang dalam proses penyusunan. Dompet elektronik tersebut akan saling terhubung (in line), misalnya dompet elektronik milik PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) akan terhubung dengan aplikasi pembayaran BUMN lainnya.

(Baca: Menteri Rini: LinkAja Tak Boleh Kalah Saing )

Advertisement

Sekadar info, LinkAja merupakan gabungan dari aplikasi pembayaran milik BUMN. Di antaranya TCash dari PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), TBank dan MyQR milik PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), e-cash dari PT Bank Mandiri Tbk, serta yap! dan UnikQu dari BNI.

Layanan pembayaran yang akan dihadirkan antara lain fitur pembayaran untuk tagihan seperti listrik, air, dan internet, transaksi di mitra, moda transportasi hingga pembelian di e-commerce. Pengguna juga bisa melakukan transfer uang ke sesama pelanggan dan ke nasabah bank BUMN.

Di bidang transportasi, LinkAja juga bisa digunakan untuk layanan Blue Bird, PT Kereta Api Indonesia (KAI), Trans Semarang, dan Railink. Apalagi, sebelumnya TCash juga sudah berdiskusi dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) untuk kerja sama perihal pembayaran Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line.

(Baca: Bertambahnya Dompet Digital Dianggap Naikkan Inklusi Keuangan)

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait