Belum Ada Sentimen Positif, IHSG Sesi Pertama Turun 0,38%

Pada sesi pertama Jumat (8/5) IHSG melemah 0,38% ke level 4.591,34 mendekati level support yang diprediksi beberapa analis.
Image title
8 Mei 2020, 12:11
Ilustrasi, pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sepanjang sesi pertama Jumat (8/5), IHSG ditutup melemah 0,38% di level 4.591,34.
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pd.
Ilustrasi, pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sepanjang sesi pertama Jumat (8/5), IHSG ditutup melemah 0,38% di level 4.591,34.

Pada perdagangan sesi pertama, Jumat (8/5), indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,38% di level 4.591,34. Pada perdagangan sesi pertama hari ini, IHSG sempat menyentuh level 4.591,24, sebelum kemudian naik sedikit ke level penutupan.

Tercatat ada 3,7 miliar saham yang diperdagangkan, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 3,5 triliun. Pada perdagangan sesi pertama, investor asing terlihat melakukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 433,15 miliar.

Terdapat enam saham yang mencatatkan penurunan terbesar sepanjang sesi pertama, yakni PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang turun 4,28% ke level Rp 1.230 per saham. Kemudian, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) turun 3,36% ke level Rp 720 per saham.

Diikuti oleh PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO), yang turun 3,31% menjadi Rp 177 per saham. Berikutnya, PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) turun 3,18% menjadi Rp 1.370 per saham.

Advertisement

Urutan berikutnya ditempati PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), yang melemah 2,86% menjadi Rp 680 per saham. Lalu, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 2,52% menjadi Rp 26.100 per saham.

Penurunan level IHSG sepanjang sesi pertama ini kontras dengan capaian bursa-bursa Asia, Eropa dan Amerika Serikat (AS). Nikkei 225 misalnya, mencatatkan kenaikan 2,15% menjadi 20.098,5. Kemudian, Strait Times Index juga mencatatkan kenaikan tipis 0,12% ke level 2.594,72.

Begitu pula dengan indeks Hang Seng dan Shanghai Composite Index, keduanya masing-masing naik 0,,99% dan 0,91%. Level keduanya selama sesi pertama masing-masing 24.218,19 dan 2.897,74.

(Baca: Investor Menanti Rilis Cadangan Devisa RI, IHSG Diprediksi Bervariasi)

Dari Eropa, indeks FTSE 100 tercatat naik 1,4% ke level 5.935,98, dan indeks Xetra Dax Frankfurt naik 1,44% menjadi 10.759,3.

Sementara, indeks Dow Jones tercatat menguat 0,89% menjadi 23.875,9. Kemudian, indeks S&P 500 dan Nasdaq juga tercatat menguat, masing-masing 1,15% dan 1,41%.

Pelemahan IHSG sepanjang sesi pertama ini juga mengkonfirmasi prediksi para analis, yang sebelumnya menyebut ada potensi koreksi pada pergerakan IHSG hari ini.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi misalnya, memprediksi pergerakan IHSG hari ini fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Ia memprediksi rentang pergerakan IHSG akan berada di kisaran 4.560-4.785. Artinya, level sesi pertama sudah mendekati level support yang diperkirakan Lanjar.

Kemudian, analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama juga menilai IHSG bakal bergerak turun. Ia melihat, secara teknikal ada mengindikasikan koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke support terdekat.

Ia memperkirakan area support IHSG hari ini berada pada level 4.569 hingga 4.443. Adapun untuk area resistance, indeks akan bergerak di rentang pada 4.747 hingga 4.975. Artinya level IHSG sesi pertama ini telah menembus level support yang diprediksi.

(Baca: IHSG Diproyeksi Naik Meski Dibayangi Corona dan Data Ekonomi Dunia)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait