IHSG Diprediksi Kembali Melemah, Analis Rekomendasikan Saham Konsumer

IHSG diprediksi kembali melemah karena investor masih menanti data ekonomi yang akan dirilis oleh Bank Indonesia.
Image title
15 Mei 2020, 06:33
Ilustrasi, pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi kembali melemah pada perdagangan Jumat (15/5).
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pd.
Ilustrasi, pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi kembali melemah pada perdagangan Jumat (15/5).

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi kembali melemah pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (15/5). Pergerakannya meneruskan pelemahan yang terjadi sehari sebelumnya.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menilai, investor tengah menanti data pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS). Data ini akan mengkonfirmasi peringatan Bank Sentral AS atau The Federal Reserve, terkait pemulihan ekonomi yang diperkirakan berjalan lambat.

"Dari dalam negeri, investor menanti data neraca berjalan dan neraca perdagangan yang akan dirilis oleh Bank Indonesia," kata Lanjar.

Berdasarkan beberapa faktor tersebut, Lanjar memprediksi IHSG akan cenderung melemah, dan bergerak di rentang level 4.400-4.560.

Advertisement

Beberapa saham yang menurutnya dapat dicermati investor antara lain, PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Lalu, saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), dan PT Harum Energy Tbk (HRUM), juga bisa dipertimbangkan.

Selain itu, investor juga bisa mencermati saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Media Nusantara Cipta Tbk (MNCN), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).

(Baca: The Fed Ramal Resesi Ekonomi akibat Pandemi Corona di AS Bakal Panjang)

Kemudian, saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), juga bisa dicermati oleh investor.

Prediksi pelemahan IHSG juga diutarakan Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan. Menurutnya, investor masih akan fokus pada perkembangan terkait pemulihan ekonomi, serta potensi penyebaran virus corona (Covid-19) yang belum mereda.

Ia memprediksi IHSG akan bergerak turun, dengan support pertama di level 4.484, sementara level support kedua diprediksi 4.454. Lalu, untuk area resistance ia memprediksi berada di rentang 4.554-4.594.

Adapun, saham yang bisa dicermati investor pada perdagangan hari ini antara lain, PT Astra International Tbk (ASII), PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menambahkan, pelemahan IHSG hari ini terlihat dari tekanan yang dialami saham-saham perbankan pada beberapa hari terakhir. Ia memprediksi, pergerakan IHSG hari ini akan berada di rentang level 4.474-4.565.

"Semakin menegaskan bahwa IHSG akan kembali melemah, dengan fokus pada tekanan yang dialami sektor perbankan," ujarnya.

(Baca: Dipicu Pernyataan Gubernur The Fed, Bursa Saham AS Anjlok 2%)

Beberapa saham yang direkomendasikan William antara lain, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)

Secara teknikal, kecenderungan pelemahan juga dilihat oleh Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama. Ia menilai, ada koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG hari ini, sehingga berpeluang menuju support terdekat.

Ia memprediksi support pertama IHSG akan berada di level 4.443, yang jika ditembus maka IHSG akan menguji level support berikutnya, di level 4.381.

Sementara, resistance pertama diprediksi berada di level 4.747, yang jika mampu diraih maka IHSG akan menguji level resistance berikutnya, yakni 4.975.

Adapun, saham-saham yang dapat menjadi pertimbangan investor antara lain, PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF).

Selain itu, investor juga bisa mencermati saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Timah Tbk (TINS).

(Baca: Dibayangi Tekanan Jual Investor Asing, IHSG Ditutup Turun 0,89%)

Reporter: Ihya Ulum Aldin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait