Ditopang Saham Aneka Industri dan Properti, IHSG Ditutup Naik 0,63%

IHSG ditutup menguat 0,63% di level 4.947,78 berkat lonjakan beberapa saham aneka industri dan properti.
Image title
5 Juni 2020, 16:34
Indeks, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG ditutup menguat 0,63% di level 4.947,78 berkat lonjakan beberapa saham aneka industri dan properti.
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Indeks, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG ditutup menguat 0,63% di level 4.947,78 berkat lonjakan beberapa saham aneka industri dan properti.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,63% menyentuh level 4.947,78 pada perdagangan akhir pekan, Jumat (5/6). Padahal, sepanjang sesi pertama, indeks berada di zona merah dan sempat turun 1,33% di level 4.851,14.

Secara total, ada 10,53 miliar unit saham yang diperdagangkan hari ini, dengan nilai transaksi mencapai Rp 9,76 triliun. Kenaikan IHSG disokong oleh 258 saham yang ditutup menguat. Sementara, hanya 139 saham yang ditutup turun, dan 169 saham lainnya stagnan.

Kenaikan IHSG dimotori oleh saham yang tergabung dalam sektor aneka industri, di mana sektor ini menguat hingga 4,13%. Saham PT Astra International Tbk (ASII) misalnya, tercatat meroket hingga 5,04% menjadi Rp 5.000 per saham. Begitu pula dengan anak usahanya PT Astra Otoparts (AUTO), yang naik 5,36% menjadi Rp 885 per saham.

Selain Astra dan anak usahanya, saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) juga menjadi penggerak laju positif sektor aneka industri. Saham emiten tekstil ini tercatat melonjak 9,43% menjadi Rp 174 per saham. Begitu pula dengan saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), yang melonjak hingga 24,04% menjadi Rp 645 per saham.

Advertisement

Sektor lainnya yang menguat adalah properti sebesar 1,64%, ditopang oleh saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) yang meroket 11,59% menjadi Rp 462 per saham. Kemudian, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) yang naik 8,55% menjadi Rp 825 per saham.

Saham properti lainnya yang meroket adalah, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) yang naik 14,39% menjadi Rp 755 per saham. Lalu, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) melonjak 14,15% menjadi Rp 605 per saham. Begitu juga dengan PT Alam Sutra Realty Tbk (ASRI) yang meroket hingga 11,76% menjadi Rp 133 per saham.

(Baca: Koreksi Berlanjut, IHSG Sesi I Turun 0,42% & Modal Asing Lari Rp 191 M)

Meski demikian, penguatan saham sektor ini terhambat oleh beberapa saham yang bergerak turun. Seperti, PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL) yang berkapitalisasi besar, turun 5,63% menjadi Rp 7.125 per saham. Kemudian, saham PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) tercatat turun 6,74% menjadi Rp 830 per saham.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, kenaikan saham-saham properti disebabkan karena banyaknya pengembang menunda kenaikan harga properti dan memberikan potongan harga besar-besaran. Hal itu, dapat memicu peningkatan permintaan di tengah pandemi virus corona.

"Selain itu sektor properti mendapatkan angin segar dari program tabungan perumahan rakyat (Tapera) yang telah ditandatangani Presiden melalui PP No.25 tahun 2020 pada tanggal 20 mei lalu," kata Lanjar menambahkan.

Meski menguat, modal asing di pasar modal dalam negeri bergerak keluar dengan nilai jual bersih (net sell) senilai Rp 50,44 miliar. Di pasar reguler, asing tercatat net sell Rp 263,9 miliar. Sedangkan di pasar negosiasi dan tunai, asing tercatat memborong saham dengan nilai beli bersih (net buy) mencapai Rp 213,47 miliar.

Aksi beli oleh investor asing di pasar negosiasi dan tunai ini dilakukan terhadap saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) dengan net buy mencapai Rp 272,78 miliar. Sementara, saham yang dilepas asing di seluruh pasar yaitu PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dengan net sell Rp 51,67 miliar.

Naiknya bursa saham domestik hari ini, sejalan dengan bursa di kawasan Asia lain yang ditutup di zona hijau. Seperti Nikkei 225 di Jepang dan Hang Seng di Hong Kong yang masing-masing naik 0,74% dan 1,66%. Begitu pula dengan Shanghai Composite di Tiongkok dan Strait Times di Singapura yang kompak naik masing-masing 0,4% dan 1,67%.

(Baca: IHSG Dibuka Anjlok 1,24%, Saham Perbankan Berguguran)

Reporter: Ihya Ulum Aldin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait