Kasus Covid-19 Terus Meningkat, IHSG Diproyeksi Bergerak di Zona Merah

Pergerakan IHSG secara teknikal menunjukkan adanya koreksi lanjutan dan berpeluang melanjutkan penurunan pekan lalu.
Image title
13 Juli 2020, 06:28
IHSG, pergerakan IHSG, saham, bursa efek indonesia, virus corona, covid-19
ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Ilustrasi. Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). IHSG diprediksi kembali bergerak di zona merah pada perdagangan Senin (13/7).

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi bergerak di zona merah pada perdagangan awal pekan ini, Senin (13/7), melanjutkan penurunan akhir pekan lalu. Pergerakan indeks masih dipengaruhi oleh kekhawatiran peningkatan kasus positif virus corona atau Covid-19.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menilai, IHSG berpotensi melanjutkan penurunan dengan menguji area support pertama di level 5.010, dan support kedua di level 4.989. Sementara, area resistance diprediksi berada di rentang level 5.064 hingga 5.097.

Menurut Dennies, secara teknikal, indeks berada pada area jenuh beli yang mengindikasikan potensi melanjutkan koreksi. "Pergerakan IHSG masih dibayangi kian tingginya kasus baru Covid-19 dan investor akan menanti rilis beberapa data perekonomian," kata Dennies.

Support merupakan area harga tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Ketika menyentuh support, harga biasanya kembali ke atas. Namun jika tembus, harga akan turun untuk menemukan titik support baru.

Advertisement

Situasi sebaliknya disebut sebagai resistance, yakni tingkat harga tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi pada satu masa. Biasanya ada aksi jual cukup besar sehingga pergerakan kenaikan cukup terhambat.

Seperti diketahui, pemerintah mengumumkan penambahan kasus positif virus corona terkonfirmasi pada Minggu (12/7) bertambah 1.681 orang dari hasil penelusuran terhadap 22.379 spesimen. Sehingga, saat ini total kasus terjangkit Covid-19 mencapai 75.699 orang.

Beberapa saham yang direkomendasikan Dennies untuk perdagangan hari ini antara lain, PT PP Tbk (PTPP), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

(Baca: Tidak Ada Sentimen Positif, IHSG Ditutup Turun 0,43%)

Penurunan IHSG juga diprediksi Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama. Ia menilai, pergerakan indeks secara teknikal mengindikasikan adanya koreksi lanjutan, dan berpeluang menuju support terdekat.

Berdasarkan analisisnya, secara teknikal area support IHSG berada di rentang antara 4.975,54 hingga 4.865,27. Sementara, area resistance ada di rentang level antara 5.097,14 hingga 5.172,37.

Adapun, sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), dan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE).

Sementara, analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan bahwa IHSG hari ini berpotensi bergerak naik. Berdasarkan analisisnya secara teknikal, rentang pergerakan IHSG hari ini ada di level 5.000 sampai dengan 5.157.

Beberapa saham yang menjadi rekomendasinya pada perdagangan hari ini, di antaranya PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), dan PT Soechi Lines Tbk (SOCI).

(Baca: Harga Saham Emiten Properti Rontok, IHSG Sesi I Turun ke Level 5.049)

Reporter: Ihya Ulum Aldin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait