Penjualan Terpukul Pandemi, Laba ACE Hardware Semester I Turun 23,83%

Seluruh segmen penjualan ACE Hardware tercatat turun karena penutupan sementara beberapa gerai imbas pandemi corona.
Image title
4 Agustus 2020, 07:57
Ilustrasi, gerai PT ACE Hardware Indonesia Tbk. Sepanjang semester I 2020 ACE Hardware membukukan penurunan laba 23,83%.
Ace Hardware
Ilustrasi, gerai PT ACE Hardware Indonesia Tbk. Sepanjang semester I 2020 ACE Hardware membukukan penurunan laba 23,83%.

PT ACE Hardware Indonesia Tbk mencatatkan penurunan kinerja sepanjang paruh pertama tahun ini, dengan raihan laba turun 23,83% menjadi Rp 360,16 miliar. Penurunan kinerja disebabkan oleh turunnya angka penjualan karena penutupan sementara 20-40 gerai imbas pandemi virus corona atau Covid-19.

Mengutip laporan keuangan, sepanjang semester I 2020 perseroan membukukan penjualan sebesar Rp 3,58 triliun, turun 7,86% dibandingkan semester I 2019. Kemudian, penjualan konsinyasi tercatat sebesar Rp 65,33 miliar, turun 5,92% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Secara keseluruhan, penjualan bersih ACE Hardware sepanjang paruh pertama tahun ini turun 7,82% menjadi Rp 3,65 triliun. Tercatat sepanjang semester I 2020 seluruh lini penjualan emiten berkode ACES ini turun.

Produk perbaikan rumah misalnya, penjualan tercatat sebesar Rp 1,87 triliun sepanjang semester I 2020., turun 9,21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,06 triliun. Kemudian, produk gaya hidup membukukan penjualan sebesar Rp 1,59 triliun, turun 5,11%. Lalu, produk mainan tercatat anjlok 20,25% menjadi Rp 118,9 miliar.

Advertisement

Selain itu, ACE Hardware juga mencatatkan penurunan pendapatan lain-lain sepanjang semester I 2020 sebesar 22,06% menjadi Rp 62,14 miliar. Pada periode yang sama tahun lalu, perseroan tercatat membukukan pendapatan lain-lain sebesar Rp 79,74 miliar.

Di saat yang sama, perseroan mencatatkan kenaikan pada pos beban penjualan sebesar 39,31% menjadi Rp 1,01 triliun. Selain itu, pos beban umum dan administrasi juga tercatat meningkat 7,6% menjadi Rp 384,16 miliar.

Sebelumnya, manajemen ACE Hardware menyebutkan kinerja operasional terdampak pandemi corona karena pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Selama Maret-April 2020, perseroan menutup 20 sampai 40 gerai yang tercatat memberi kontribusi hingga 25% dari total pendapatan tahun lalu.

Mengutip keterbukaan informasi, perseroan sudah memperkirakan dampak penghentian sementara aktivitas beberapa gerai bakal menurunkan kinerja pendapatan kurang lebih 25% untuk periode yang berakhir per 31 Maret atau 30 April 2020.

Selain itu, ACE Hardware juga memperkirakan ada penurunan laba kurang lebih 25% pada periode 30 Maret atau 30 April 2020.

Pandemi corona benar-benar memukul kinerja perseoran sepanjang semester I 2020, terutama pada kuartal II 2020. Sebab pada kuartal I 2020 perseroan masih mencatatkan kinerja yang positif. Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, laba bersih tumbuh 3,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pada tiga bulan pertama tahun ini ACE Hardware masih mencatatkan peningkatan penjualan di seluruh segmen. Tercatat per 31 Maret 2020 penjualan bersih sebesar Rp 1,96 triliun, tumbuh 4,52% dibandingkan kuartal I 2019, yang sebesar Rp 1,88 triliun.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait