Dipengaruhi Sentimen Global, IHSG Diprediksi Bergerak Turun

Pelaku pasar masih khawatir terkait pemulihan ekonomi global di masa pandemi corona berjalan lambat.
Image title
24 Agustus 2020, 06:36
Ilustrasi, pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG). IHSG diprediksi bergerak turun pada perdagangan hari ini, Senin (24/8), dipengaruhi sentimen global.
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Ilustrasi, pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG). IHSG diprediksi bergerak turun pada perdagangan hari ini, Senin (24/8), dipengaruhi sentimen global.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diramal bakal bergerak turun pada perdagangan pertama pekan ini, Senin (24/8). Analis memprediksi sentimen eksternal bakal menjadi faktor dominan yang mempengaruhi pergerakan indeks.

"Banyaknya faktor negatif dan ketidakpastian di pasar membuat pergerakan indeks sepekan mendatang berpeluang konsolidasi dengan kecenderungan bergerak turun," kata Direktur PT Anugrah Mega Investama Hans Kwee kepada Katadata.co.id.

Menurutnya IHSG pekan ini akan bergerak dengan support pertama di level 5.218, sementara support kedua diproyeksi berada di level 5.119. Kemudian, level resistance indeks ia proyeksi berada di kisaran 5.265-5.354.

Hans menjelaskan pelaku pasar masih diselimuti kekhawatiran terkait perundingan antara Partai Republik dan Demokrat di Amerika Serikat (AS). Perundingan mengenai kelanjutan stimulus fiskal penanganan dampak pandemi virus corona atau Covid-19 belum menemui titik temu, terutama soal paket bantuan dengan nominal yang lebih kecil.

Advertisement

Kondisi perekonomian AS juga masih dalam status ketidakpastian, setelah data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan klaim tunjangan pengangguran meningkat menjadi 1,1 juta. Angka ini lebih tinggi daripada perkiraan beberapa ekonom yang sebesar 923.000.

Selain dari AS, sentimen yang akan mempengaruhi pergerakan IHSG juga datang dari zona Eropa, di mana pemulihan sektor jasa dinilai berjalan dengan lambat. Kekhawatiran pelaku pasar terkait lambatnya pemulihan ekonomi dikarenakan adanya beberapa kasus baru Covid-19 di beberapa negara Eropa.

"Hal ini menjadi sentimen negatif bagi pasar keuangan, karena menunjukkan dampak pandemi corona belum berakhir," ujar Hans.

Senada dengan Hans, Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi juga memproyeksi IHSG akan bergerak di zona merah. Ia memprediksi pergerakan indeks akan berada di kisaran 5.220-5.230.

Beberapa saham yang menurutnya dapat dicermati investor pada perdagangan hari ini antara lain PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Gas Negara Indonesia Tbk (PGAS) dan PT Ace Hardware Tbk (ACES). Kemudian, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan PT Medco Indonesia Tbk(MEDC).

Sementara Analis Panin Sekuritas William Hartanto berpendapat IHSG hari ini berpotensi bergerak bervariasi dengan kecenderungan naik. Ia memproyeksi pergerakan indeks berada di kisaran level 5.265-5.354.

"Pergerakan indeks mengikuti pola dan tren secara teknikal, IHSG masih akan menuju ke resistance terdekat," kata William.

Ia pun merekomendasikan beberapa pilihan saham pada perdagangan hari ini, di antaranya saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Ultra Jaya Milk Tbk (ULTJ) dan Summarecon Agung Tbk (SMRA).

Reporter: Muchammad Egi Fadliansyah
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait