Kurs Pajak 25-31 Mei, Rupiah Melemah Terhadap 24 Mata Uang Asing

Dalam daftar yang ditetapkan Kementerian Keuangan, kurs pajak rupiah hanya ditetapkan menguat terhadap rupee Pakistan.
Image title
25 Mei 2022, 15:45
kurs pajak
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.
Ilustrasi, petugas salah satu gerai penukaran mata uang menghitung dolar AS.

Kurs pajak untuk periode 25-31 Mei telah ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Selama sepekan mendatang, nilai tukar rupiah untuk transaksi perpajakan ini ditetapkan melemah terhadap seluruh 24 mata uang asing yang ada dalam daftar yang dibuat Kemenkeu.

Seperti diketahui, untuk transaksi perpajakan dalam kegiatan ekspor dan impor, harus dilakukan dalam bentuk mata uang rupiah. Ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2012, yang menyebutkan bahwa transaksi penghitungan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) terutang, harus diubah ke dalam mata uang rupiah.

Kurs pajak menjadi acuan nilai tukar yang digunakan oleh pengusaha kena pajak (PKP) untuk kegiatan impor barang kena pajak (BKP), penyerahan BKP, penyerahan jasa kena pajak (JKP), pemanfaatan BKP tidak berwujud dari luar daerah pabean, dan pemanfaatan JKP dari luar daerah pabean.

Selain untuk perhitungan PPN dan PPnBM, kurs pajak juga digunakan untuk beberapa jenis perpajakan lainnya. Pertama, Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 dan 26, yang dikenakan atas penghasilan yang diterima oleh penerima penghasilan yang diterima dalam bentuk mata uang asing.

Advertisement

Kurs pajak juga digunakan untuk perhitungan bea masuk, PPh Pasal 22 impor, PPN impor dan PPnBM impor yang dikenakan terhadap impor barang yang biasanya menggunakan mata uang asing.

Nilai tukar untuk perpajakan ini bersifat fluktuatif dan nilainya ditetapkan setiap seminggu sekali oleh Kemenkeu melalui KMK, yang berlaku selama tujuh hari. Penentuannya berubah-ubah setiap periode, tergantung dari perubahan nilai mata uang dolar Amerika Serikat (AS) yang menjadi acuan utama.

Kurs Pajak 25-31 Mei

Seperti yang telah disebutkan, pemerintah melalui Kemenkeu telah menetapkan acuan nilai tukar untuk perpajakan untuk periode 25-31 Mei. Rupiah hanya ditetapkan menguat terhadap rupee Pakistan.

Kurs pajak rupiah untuk sepekan mendatang ditetapkan melemah terhadap mayoritas mata uang asing yang ada dalam daftar yang dibuat Kemenkeu. Penentuan nilai tukar perpajakan ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 26/KM.10/2022.

Selama sepekan mendatang, nilai rupiah untuk transaksi perpajakan tercatat ditetapkan melemah terhadap seluruh mata uang mitra dagang utama Indonesia. Mata uang yang dimaksud antara lain, dolar AS, dolar Australia, yuan Tiongkok, yen Jepang, won Korea, dolar Singapura dan ringgit Malaysia.

Kurs pajak rupiah untuk transaksi dengan dolar AS, ditetapkan di level Rp 14.682 per dolar AS. Level yang ditetapkan untuk sepekan mendatang ini, tercatat melemah 0,79%, dibandingkan periode 18-24 Mei. Sedangkan terhadap dolar Australia, rupiah ditetapkan melemah 2,01%.

Kemudian, untuk transaksi dengan Tiongkok, nilai tukar rupiah ditetapkan Rp 2.175,35 per yuan Tiongkok. Level yang ditetapkan ini, melemah signifikan 1,24% dibandingkan level yang ditetapkan sepekan lalu.

Lalu, kurs pajak rupiah terhadap yen Jepang juga ditetapkan melemah. Selama sepekan mendatang, rupiah ditetapkan sebesar Rp 11.426,16 per 100 yen, atau melemah 1,7% dibandingkan periode 18-24 Mei. Sementara, terhadap won Korea, rupiah ditetapkan melemah 1,23% di level Rp 11,52 per won.

Terhadap dolar Singapura dan ringgit Malaysia, nilai tukar rupiah untuk transaksi perpajakan juga ditetapkan melemah. Terhadap dua mata uang ini, rupiah ditetapkan melemah masing-masing 1,22% dan 0,63%.

Mengutip www.kemenkeu.go.id, berikut ini daftar lengkap nilai tukar yang ditetapkan sebagai acuan untuk transaksi perpajakan untuk periode 25-31 Mei.

Mata UangKodeKurs Pajak
25-31 Mei18-24 Mei
Dolar ASUSD14.682,0014.566,00
Dolar AustraliaAUD10.289,7910.086,66
Dolar KanadaCAD11.431,8611.203,75
Kroner DenmarkDKK2.075,432.051,75
Dolar HongkongHKD1.870,491.855,57
Ringgit MalaysiaMYR3.340,823.319,89
Dolar Selandia BaruNZD9.319,959.153,86
Kroner NorwegiaNOK1.505,181.492,71
Poundsterling InggrisGBP18.234,1117.876,27
Dolar SingapuraSGD10.592,0710.463,63
Kroner SwediaSEK1.470,841.443,60
Franc SwissCHF14.887,2914.599,29
Yen JepangJPY11.426,1611.234,52
Kyat MyanmarMMK7,937,87
Rupee IndiaINR189,07188,24
Dinar KuwaitKWD47.866,1747.489,19
Rupee PakistanPKR74,0976,74
Peso PhilipinaPHP280,10277,97
Riyal Saudi ArabiaSAR3.913,813.883,19
Rupee Sri LankaLKR40,7639,89
Bath ThailandTHB424,81420,32
Dolar Brunei DarussalamBND10.589,5610.482,13
EuroEUR15.444,6815.263,71
Yuan TiongkokCNY2.175,352.148,64
Won KoreaKRW11,5211,38

 

Sebagai informasi, untuk transaksi perpajakan terhadap mata uang di luar daftar yang telah ditetapkan oleh Kemenkeu, pelaku usaha harus mengkonversinya terlebih dahulu ke dolar AS menggunakan kurs spot.

Kurs pajak, kemudian digunakan berdasarkan nilai konversi untuk mata uang tersebut. Nilai yang digunakan adalah kurs untuk transaksi perpajakan dalam dolar AS, yang telah ditentukan oleh Kemenkeu.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait