Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di KPK Tanpa Kehadiran Jokowi

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menggantikan Jokowi memberikan pidato dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia yang digelar KPK hari ini.
Agatha Olivia Victoria
9 Desember 2019, 11:17
Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kanan) memberikan sambutan saat meresmikan RSU Syubbanul Wathon di Tegalrejo, Magelang Jawa Tengah, Kamis (7/11/2019). Selain meresmikan RSU Syubbanul Wathon yang merupakan kerjasama PBNU dengan Lippo Group, Ma'ruf Amin juga
ANTARA FOTO/Anis Efizudin
Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengapresiasi kinerja KPK yang telah menyelamatkan keuangan negara mencapai Rp 60 triliun.

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK kembali menggelar Hari Antikorupsi Sedunia yang jatuh setiap 9 Desember. Namun tahun ini, acara tahunan tersebut minus kehadiran Presiden Joko Widodo. 

Dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, kehadiran Jokowi digantikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Sejumlah menteri, pejabat tinggi negara, dan politisi terlihat datang dalam acara tersebut.

Hadir Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo, Menteri Komunikasi dan Informatikan Johnny Plate, dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.  Kemudian Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Wakil Ketua Partai Demokrat Agus Yudhoyono. 

(Baca: Tak Hadiri Undangan KPK, Jokowi Peringati Hari Antikorupsi di SMKN 57)

Advertisement

Dalam sambutannya di KPK, Ma'ruf Amin menekankan peringatan Hari Antikorupsi merupakan upaya penyadaran publik terhadap persoalan korupsi di Tanah Air. Korupsi merupakan kejahatan sistemik yang menjadi masalah serius dan menghambat pembangunan. 

"Arahan presiden jelas. Jangan korupsi dan tutup celah terjadi korupsi. Presiden juga punya arahan agar pencegahan korupsi di prioritaskan pada sektor perizinan dan pelayanan publik," ujar Ma'ruf Amin di Jakarta, Senin (9/12). 

Menurut Ma'ruf, pemerintah secara konsisten telah melakukan langkah perbaikan regulasi dan tata kelola kelembagaan. Pemerintah juga memanfaatkan teknologi untuk menutup celah korupsi. 

"Pemerintah optimis upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi akan lebih baik," kata dia. 

(Baca: Hari Antikorupsi Sedunia, Ini Nasihat Jokowi untuk Para Siswa SMK)

Hal ini terlihat dari skor Indeks Persepsi Korupsi atau IPK yang naik satu poin dari 37 pada 2017 menjadi 38 pada 2018. 

"Pemerintah apresiasi, aksi pencegahan yang dilakukan KPK telah menyelamatkan keuangan negara mencapai Rp 60 triliun,"  ungkap Ma'ruf.

Adapun pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia tahun ini, Jokowi yang tak menghadiri undangan KPK dan memilih memperingati Hari Antikorupsi di SMKN 57 Jakarta. Ia didampingi Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama. 

Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait