Gerindra Sebut Incar Posisi Ketua MPR demi Seimbangkan Pemerintah

Gerindra mengklaim perlu menduduki kursi ketua MPR guna menyeimbangkan pemerintah karena merupakan partai oposisi.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
1 Oktober 2019, 15:26
gerindra
ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Ilustrasi Sidang MPR. Partai Gerindra masih mengincar kursi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2019-2024.

Partai Gerindra masih mengincar kursi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2019-2024. Penempatan Gerindra pada posisi Ketua MPR diklaim perlu untuk menyeimbangkan posisi pemerintah. 

“Kami ingin ingatkan kawan-kawan, tradisinya (Ketua MPR) sebaiknya diserahkan kepada partai penyeimbang,” ucap Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani  di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (1/10).

Muzani menjelaskan pihaknya bukan merupakan bagian dari koalisi sehingga dapat menjadi penyeimbang pemerintah. Saat ini, menurut dia, pihaknya telah berkomunikasi dengan partai-partai lain dan sebagian anggota DPD terkait dengan usulan Ketua MPR dari Gerindra. 

Dia mengklaim beberapa partai telah sepakat dengan usulan tersebut. Meski demikian, ada pula yang masih belum menentukan sikapnya.

“Macam-macam orang beri respons. Ada yang menunggu keputusan partai, menunggu keputusan pimpinannya, segala macam,” kata Muzani.

(Baca: 575 Politisi dari 9 Partai Resmi Dilantik Jadi Anggota DPR 2019-2024)

Ia menekankan pihaknya masih akan terus melakukan lobi untuk bisa mendapatkan kursi Ketua MPR.  Muzani pun berharap bakal ada konsensus dari seluruh fraksi terkait posisi tersebut. 

Adapun, Muzani mengatakan orang yang ditunjuk menjadi pimpinan MPR oleh partai adalah dirinya sendiri. Sementara, Sufmi Dasco Ahmad akan menjadi Wakil Ketua DPR dari Gerindra.

Menurut Muzani, keputusan tersebut telah diambil oleh Ketua Umum Prabowo Subianto beberapa waktu lalu. "Itu keputusannya diambil Pak Prabowo  setelah beliau mendengar banyak saran, pandangan, dan pendapat dari anggota Dewan Pembina (Gerindra)," kata dia.

(Baca: Video: Wajah Baru Calon Pimpinan Parlemen)

Selain Gerindra, Golkar dan PKB juga memperebutkan kursi Ketua MPR. Beberapa nama yang berpeluang menjadi Ketua MPR dari Golkar, yakni Bambang Soesatyo, Zainuddin Amali, Idris Laena, dan Azis Syamsuddin.

Adapun, PKB mengusung ketua umumnya, Muhaimin Iskandar sebagai Ketua MPR. “Dilihat dari senioritas dan dilihat dari posisi Ketua Umum, kami akan terus berusaha menjadikan Gus Muhaimin sebagai pimpinan, Ketua MPR," ujar Anggota Dewan Syuro PKB Maman Imanulhaq di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (29/9).

Reporter: Dimas Jarot Bayu
Editor: Agustiyanti

Video Pilihan

Artikel Terkait