Tiongkok: Seluruh Pasien Corona di Wuhan Telah Dipulangkan dari RS

Wuhan melaporkan total 46.452 kasus positif virus corona, 56% dari total seluruh kasus di Tiongkok.
Image title
27 April 2020, 13:40
wuhan, kasus positif virus corona, virus corona, covid-19
ANTARA FOTO/REUTERS/Aly Song/foc/dj
Ilustrasi. Wuhan telah melaporkan 46.452 kasus, 56% dari total nasional.

Tiongkok menyatakan kota Wuhan yang merupakan pusat episentrum penyebaran virus corona tak lagi memiliki sisa kasus di rumah sakit. 

Virus corona diyakini berasal dari pasar basah di Wuhan dan pertama kali muncul pada Desember sebelum menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Sebanyak 2,9 juta orang telah terinfeksi dan lebih dari 200 ribu orang meninggal dunia akibat pandemi ini.

"Berita terakhir adalah bahwa pada 26 April, jumlah pasien virus korona baru di Wuhan adalah nol, berkat upaya bersama dari Wuhan dan staf medis dari seluruh negeri," kata juru bicara Komisi Kesehatan Nasional Mi Feng dikutip dari Reuters.

(Baca: Tiongkok Uji Coba Yuan Digital di McDonald hingga Starbucks)

Advertisement

Kota ini telah melaporkan 46.452 kasus, 56% dari total nasional. Sebanyak 3.869 meninggal dunia atau 84% dari total kematian di Tiongkok

Wuhan dan provinsi Hubei ditutup total pada Januari. Bukan hanya jalan yang ditutup, kereta api dan pesawat dibatalkan, serta penduduk tidak dapat bergerak bebas selama lebih dari dua bulan. Kota ini masih mengatur aktivitas penduduk secara teratur meskipun melonggarkan pembatasan.

(Baca: Pemerintah Ajak Daerah Integrasikan Data Covid-19 Agar Transparan)

Penyebaran virus corona kini bergeser ke provinsi perbatasan timur laut Heilongjiang, yang telah melihat sejumlah besar kasus akibat impor masuk dari Rusia.

Otoritas kesehatan Tiongkok sebelumnya telah melaporkan 11 kasus virus corona baru di daratan pada 25 April, turun dari 12 pada sebelumnya, tanpa kematian baru..

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait