Pasien Sembuh Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 1 Juta Orang

Jumlah kasus positif virus corona di seluruh dunia mencapai 3,4 juta orang.
Image title
2 Mei 2020, 13:18
pasien virus corona, covid-19, virus corona, pandemi corona
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/aww.
Ilustrasi. Korban tewas akibat virus corona di seluruh dunia hingga kini telah mencapai 239 ribu orang.

Jumlah kasus positif virus corona di seluruh dunia hingga Sabtu (2/5) mencapai 3,4 juta orang. Dari total kasus tersebut, pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19 telah mencapai 1,08 juta orang.

Berdasarkan data worldometers.info, korban tewas akibat virus corona hingga kini telah mencapai 239 ribu orang. Sementara kasus aktif virus corona masih tercatat sebanyak 2,08 juta orang.

Amerika Serikat memiliki jumlah kasus dan kematian tertinggi akibat virus corona di dunia. Jumlah kasus di AS mencapai 1,13 juta dengan kematian mencapai lebih dari 65 ribu orang.

 (Baca: BPOM AS Beri Persetujuan Remdesivir untuk Pengobatan Covid-19)

Advertisement

Pasien sembuh dari Covid-19 di AS telah mencapai 161 ribu orang, sementara jumlah kasus aktif masih mencapai 904 ribu orang.

Kemudian posisi kedua ditempati Spanyol dengan jumlah kasus mencapai 242 ribu dengan korban tewas mencapai hampir 25 ribu orang. Jumlah pasien sembuh mencapai 142 orang, sementara masih ada 75 ribu kasus aktif.

Italia yang menempati posisi ketiga mencatatkan total kasus positif virus corona mencapai 207 ribu dengan kematian mencapai lebih dari 28 ribu orang. Jumlah pasien sembuh mencapai 78 ribu orang dan kasus aktif masih mencapai 100 ribu orang.

(Baca: Anies Bakal Larang Pemudik Kembali ke Jakarta Setelah Lebaran)

Sementara di Tiongkok, negara awal penularan virus corona, jumlah kasus mencapai 83 ribu dengan kematian 4.633 orang. Mayoritas atau 77 ribu pasien telah sembuh dan hanya tersisa 577 kasus aktif.

Badan Pengawasan Makanan dan Obat AS telah memberikan persetujuan darurat penggunaan obat remdesivir dalam perawatan pasien virus corona. Obat ini dalam uji coba yang dilakukan berhasil mempersingkat waktu perawatan pasien virus corona sebesar 31%.

Persetujuan penggunaan remdesivir diharapkan mampu menurunkan jumlah kasus virus corona di AS maupun seluruh dunia di tengah upaya sebagian negara yang mulai melonggarkan batasan sosial.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait