Trump Janji Buka 10 Juta Lapangan Kerja dalam 10 Bulan

Presiden AS Donald Trump menargetkan 10 juta lapangan kerja, antara lain melalui kebijakan kredit pajak untuk perusahaan AS yang mengembalikan bisnisnya dari Tiongkok.
Image title
18 Agustus 2020, 09:04
trump, lapangan kerja baru, kredit pajak, perusahaan as
ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Barria/pras/cf
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana memberikan kredit pajak bagi perusahaan AS yang mengembalikan bisnis dari Tiongkok.

Presiden AS Donald Trump berjanji untuk menciptakan 10 juta pekerjaan dalam 10 bulan. Lapangan kerja baru akan didorong antara lain melalui insentif pajak bagi perusahaan AS yang merelokasi fasilitas manufaktur ke Amerika Serikat dari Tiongkok.

Trump yang tengah berupaya menggalang dukungan menjelang pemilu 3 November, mengatakan kepada para pendukungnya bahwa pemerintah akan mencabut kontrak federal dari perusahaan yang mengalihkan pekerjaan ke Tiongkok.

"Kami akan memberikan kredit pajak untuk perusahaan yang membawa pekerjaan dari Tiongkokkembali ke Amerika," kata Trump dalam pidato selama satu jam pada Senin (17/8), seperti dikutip dari Reuters.

Dia juga memperkirakan ekonomi AS akan bangkit kembali dengan kuat dari guncangan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi virus corona jika dia terpilih kembali.

Advertisement

"Apa yang kami lakukan bersama bukanlah keajaiban ekonomi dan sekarang kami melakukannya lagi. Kami membangun ekonomi terbesar dalam sejarah dunia dan sekarang saya harus melakukannya lagi," ujarnya.

 Trump memuji peningkatan penjualan ritel dalam beberapa bulan terakhir. Tetapi data yang dirilis minggu lalu menunjukkan penjualan ritel AS meningkat lebih rendah dari yang diharapkan pada Juli karena konsumen mengurangi pembelian kendaraan bermotor. Penjualan ritel diprediksi kembali melambat dalam beberapa bulan mendatang di tengah meningkatnya kasus virus corona baru dan pemotongan cek tunjangan pengangguran.

Pemerintahan Trump mengambil tindakan di berbagai bidang untuk menyeimbangkan kembali hubungan ekonomi AS dengan Tiongkok, termasuk melalui pembatasan pada perusahaan Tiongkok seperti raksasa teknologi Huawei, larangan pada aplikasi populer seperti TikTok, dan serentetan perintah eksekutif yang bertujuan untuk memastikan produksi domestik produk-produk utama.

Pemerintah menggunakan persyaratan dan insentif "Beli Amerika" untuk membujuk perusahaan AS agar mendukung rantai pasokan domestik, terutama untuk pasokan penting, seperti obat-obatan dan peralatan medis.

 Trum juga mengatakan pemotongan pajak dan langkah-langkah lainnya memperkuat ekonomi AS meskipun terjadi pandemi.

Pemerintah AS merencanakan pemotongan pajak lebih lanjut dan pengurangan peraturan untuk mendorong lebih banyak investasi di dalam negeri, tetapi tidak memberikan rincian spesifik.

"Kami akan mengakhiri ketergantungan kami pada Tiongkok. Kami akan membuat obat-obatan dan pasokan penting kami di sini,di Amerika Serikat," katanya, mengacu pada perintah eksekutif yang ditandatangani bulan lalu untuk meningkatkan produksi obat-obatan dan peralatan medis.

Ekonomi Amerika Serikat mengalami kontraksi dalam hingga 32,9% pada kuartal II-2020 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Angka itu merupakan yang terburuk sepanjang sejarah, sekaligus membawa AS ke jurang resesi.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait