Arus Balik Lebaran, Pemprov DKI Akan Tes Antigen Pemudik Secara Acak

Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya menyiapkan 31 ribu alat tes usap antigen di pos penyekatan arus balik Lebaran.
Image title
16 Mei 2021, 18:35
arus balik lebaran, tes antigen, tes antigen acak
ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/rwa
Petugas Kepolisian menempel stiker di kaca mobil pengendara usai pemeriksaan tes Antigen di KM 34 B Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (16/5/2021). Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya melakukan tes Antigen secara gratis bagi pengendara yang belum memiliki surat bebas COVID-19 guna mengantisipasi lonjakan kasus usai libur lebaran Idul Fitri 1442 H.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya serta Kodam Jaya menyiapkan 31.000 tes usap antigen di pos penyekatan arus balik Lebaran. Pemudik asal Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang baru tiba dari luar kota akan dites secara acak. 

"Selama tujuh hari, kami membutuhkan sekitar 31.000 tes usap antigen," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran di Jakarta, Minggu.

Fadil menuturkan pihaknya semula kekurangan persediaan antigen Covid-19 di pos penyekatan arus balik. Namun, kekurangan tersebut telah dipenuhi oleh Pemprov DKI Jakarta sebanyak 17.000 alat tes.

Diungkapkan Kapolda Metro Jaya, tim terpadu melakukan tes antigen secara acak terhadap warga yang masuk wilayah Jabodetabek usai pulang mudik ke kampung halaman.

Fadil mengingatkan kembali kepada warga yang masuk wilayah Jabodetabek agar melengkapi surat bebas COVID-19 dan hasil tes antigen atau tes usap PCR yang menunjukkan hasil negatif.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan 12 titik pos pemeriksaan surat bebas Covid-19 bagi pemudik yang hendak kembali ke Jakarta. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo mengatakan petugas akan memeriksa kelengkapan surat bebas COVID-19 dan hasil antigen terhadap masyarakat yang memasuki Jakarta secara acak atau random.

"Kalau ada yang reaktif maka yang bersangkutan kita akan periksa, kami bawa ke Wisma Atlet untuk dilanjutkan dengan PCR dan selama menunggu hasil PCR maka dia akan menjalani isolasi," ujar Sambodo.

Adapun lokasi pos pemeriksaan surat bebas Covid-19 yakni:

1. Area parkir KM 34B Cibatu Tol Cikampek arah Jakarta.
2. Terminal Kalideres.
3. Terminal Pulogebang.
4. Kebon Nanas, Kota Tangerang.
5. Jatiuwung, Kota Tangerang.
6. Kantor Dishub Batuceper, Kota Tangerang.
7. Jalan Raya Rengas-Lemahabang, Kabupaten Bekasi.
8. Pos Sasak Jarang, Kota Bekasi.
9. Pos Tomyang, Kota Bekasi.
10. Jalan Raya Parung, Ciputat, Bojongsari, Depok.
11. Jalan Raya Bogor di SPBU Cilangkap.
12. Jalan Gatot Subroto, Bitung, Tangerang Selatan.

Fenomena Pingpong dan Balon

Kepala Satgas Covid-19 Doni Monardo turut mengingatkan personel gabungan di area penyekatan arus balik mudik Lebaran untuk memperketat pengawasan demi mencegah angka penularan Covid-19 selama arus balik libur Lebaran, terutama dari Sumatera ke Jawa.

Saat ini, menurut Doni, tambahan kasus di Jawa justru tengah melandai dibandingkan Sumatera. Banyak daerah berstatus kuning dan hijau di Jawa, sementara banyak daerah di Sumatera berstatus kuning dan merah. Doni tak ingin kasus yang sudah terkendali di Jawa kembali meningkat akibat pengawasan yang longgar di area penyekatan arus balik.

"Jangan sampai terjadi fenomena pingpong. Sebab kalau itu yang terjadi, sama saja tidak akan selesai-selesai," katanya di Pelabuhan Bakauheni, Minggu (16/5), seperti dikutip dari siaran pers.

Pihak Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) melaporkan, sejak 22 April hingga 15 Mei 2021, tercatat 440.012 orang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera. Angka itu jauh di bawah prediksi 1,5 juta orang penyeberang. Jumlah penumpang yang sama diperkirakan kembali menyeberang ke Jawa lewat Dermaga Bakauheni.

Doni menegaskan, seluruh penumpang harus menjalani rapid test. Penumpang yang nantinya terkonfirmasi positif tidak akan diminta putar balik, melainkan dikarantina pada fasilitas yang sudah tersedia.

Reporter: Antara

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait