Ketua MUI Cholil Nafis Positif Covid-19 Usai Kunjungan ke Madura

Ketua MUI Cholil Nafis positif Covid-19 pada Minggu (20/6) usai melakukan perjalanan ke Madura, Jawa Timur beberapa hari sebelumnya.
Image title
20 Juni 2021, 09:51
Cholil Nafis, cholil nafis positif Covid-19, ketua MUI positif Covid-19, ketua MUI, gerakan 3M
Instagram/Cholilnafis
Ketua MUI Cholil Nafis mengatakan kondisinya normal dan hanya mengalami gejala flu setelah terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua Majelis Ulama Indonesia Cholil Nafis mengumumkan dirinya terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (20/16). Ia terinfeksi usai melakukan perjalanan ke Madura.

Ia bercerita, melakukan swab antigen kemarin (19/6) dengan hasil positif. Ia kemudian melakukan swab PCR yang juga menyatakan dirinya positif Covid-19.

"Walhamdulillah kondisi badan saya normal, hanya flu ringan," ujar Cholis dalam unggahan di akun Instagram miliknya, Minggu (20/6).

Ia menduga tertular Covid-19 saat perjalanan dari Salatiga ke Suramadu. Dugaan tersebut muncul karena hasil tes antigen yang dilakukannya di Suramadu menunjukkan hasil negatif.

Advertisement

Lima hari sebelumnya, Cholis juga bercerita di akun Instagramnya bahwa ia terkena random tracing Covid-19 saat melintasi Suramadu. Namun, hasil tes antigen yang dilakukan saat random tracing menunjukkan negatif Covid-19.

"Dua mobil saya diperiksa semua penumpang dan sopir, Walhamdulillah semua negatif dan dapat meneruskan perjalanan ke Surabaya dan lalu Jakarta," ujarnya.

Ia mengatakan sempat ditawari untuk mendapat pengawalan agar tak terkena random tracing. Namun, ia menolaknya. Bagi sebagian warga Madura, menurut dia, terkena tracing atau diswab memang seperti malapetaka terkena virus corona.

Lantaran bergejala ringan, Cholis memilih untuk isolasi mandiri. Ia pun optimistis dapat segera sembuh dan sehat.

Cholis diketahui telah menerima dua dosis vaksin Covid-19 pada Maret lalu. Ia pun mengajak masyarakat untuk menjaga diri dari Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin menerapkan gerakan 3M, yakni mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak.

Madura menjadi salah satu wilayah yang mengalami lonjakan kasus  Covid-19 usai libur Lebaran.  Pemerintah setempat  bahkan melakukan penyekatan di perbatasan Madura-Surabaya untuk menekan penyebaran kasus. 

Adapun kasus baru positif Covid-19 secara nasional pada Sabtu (19/6) mencapai 12.906 orang sehingga total kasus mencapai 1.976.172. Sebanyak 1.786.143 pasien dinyatakan sembuh dan 54.291 orang meninggal dunia. Sementara itu, jumlah orang dalam pemantauan (ODP)  tercatat 118.023.

 

 

 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait