Anies Khawatir Penambahan Kapasitas RS Kalah Cepat dari Laju Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan khawatir kenaikan jumlah kasus Covid-19 lebih cepat dibandingkan upaya pemerintah menambah kapasitas RS (rumah sakit).
Image title
23 Juni 2021, 10:42
kapasitas rs, kapasitas rumah sakit, lonjakan kasus covid-19, jakarta, rumah sakit rujukan covid-19
ANTARA FOTO/ Reno Esnir/hp
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan agar setiap peningkatan kasus jangan hanya dipandang sebagai statistik.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah rumah sakit rujukan pasien Covid-19 sebanyak 34 rumah sakit menjadi 140 rumah sakit. Meski telah menambah kapasitas rumah sakit, Anies tetap khawatir kenaikan kasus Covid-19 lebih cepat.

"Per 17 Juni sudah meningkat jadi 140 rumah sakit dengan ada 8.524 tempat tidur dan 1.186 ruang ICU," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (22/6).

Ia menjelaskan, dari total 140 rumah sakit rujukan yang ada saat ini, 32 di antaranya merupakan milik Pemprov. Adapun 13 RSUD saat ini bahkan hanya melayani pasien Covid-19. "Sedangkan  19 rumah sakit pemprov lainnya sudah menggunakan sekitar 60% kapasitas untuk pasien Covid-19,” kata dia.

Meski sudah menambah kapasitas rumah sakit, Anies tetap khawatir lonjakan kasus lebih cepat. DKI, menurut dia, nyaris kehabisan kapasitas jika pada pekan lalu pihaknya tidak menambah jumlah rumah sakit rujukan Covid-19.

Advertisement

"Kalau saja minggu lalu tidak ditingkatkan, mungkin kapasitasnya sudah tembus 100%. Sekarang ada ruang karena kita lakukan penambahan RS," kata dia.

Anies mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. Ia juga mengingatkan agar setiap peningkatan kasus jangan hanya dipandang sebagai statistik. "Ini adalah saudara kita, ini adalah warga kita. Setiap satu angka disebut itu adalah satu nyawa, itu anak, itu adalah ayah, ibu, kakak, adik kita semua," imbuhnya.

DKI Jakarta menyumbang lonjakan kasus tertinggi yakni 5.014 orang pada Senin (21/6), saat ini total kasus positif mencapai 482.264.Kkasus aktif di DKI Jakarta saat ini mencapai 32.191, dengan rincian 11.024 orang yang menjalani perawatan dan 21.167 orang yang menjalani isolasi mandiri. Sementara itu,  442.059 orang telah sembuh dan  8.014 orang meninggal dunia. 

Ketersedian tempat tidur di 140 rumah sakit rujukan Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta kian menipis seiring lonjakan kasus selama beberapa pekan terakhir ini. Berdasarkan data Pemprov DKI, keterisian tempat tidur isolasi harian hingga 20 Juni 2021 sudah mencapai 90%. Sedangkan, keterisian tempat tidur ICU di RS rujukan Covid-19 mencapai 81%.

Pemerintah saat ini tengah mempercepat vaksinasi di wilayah Jakarta dan daerah penyangga dengan menyediakan vaksin Covid-19 kepada seluruh penduduk berusia di atas 18 tahun ke atas. Namun meski sudah mendapatkan vaksinasi, masyarakat tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan gerakan 3M yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait