PLN Padamkan Listrik di 724 Lokasi di Jakarta Akibat Banjir

Pemadaman sementara aliran listrik dilakukan PLN di 724 titik lokasi di Jakarta yang terdampak banjir.
Cindy Mutia Annur
1 Januari 2020, 12:18
PLN, listrik, pemadaman listrik
ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN
Ilustrasi. PLN memadamkan listrik sejumlah lokasi di Jakarta yang terdampak banjir.

PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN melakukan pemadaman sementara aliran listrik di 724 titik lokasi di Jakarta yang terdampak banjir

"Pemadaman dilakukan demi keselamatan masyarakat agar terhindar dari bahaya arus listrik," ujar Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah.

Adapun lokasi yang mengalami pemadaman listrik hingga pukul 09.30 WIB, antara lain Karet. Pasar Baru Barat, Kedoya Utara, Tanjung Duren, Pancoran, Pejaten Timur, Jati Petamburan, Perum Billy Moon 3 Pondok Kelapa, Jalan Kebon Jeruk Raya, dan Komplek Jati Bening.

 (Baca: Banjir Hampir Merata di Wilayah Jakarta, Berikut Lokasinya)

Advertisement

Lalu Jalan Raya Daan Mogot, Kalideres, Jalan Swadarma Raya, Jalan Pos Pengumben, Jalan Sektor Ciledug, Jalan Bangka Kemang, Duta Indah Square, Perum Taman Bougenville, Jalan Raya Daan Mogot, Perum Taman Wiana Jatibening, Perum Pinewood Wibawamukti, dan sebagainya.

Dwi melanjutkan, pemadaman dilakukan di wilayah yang mengalami banjir dan dinilai berisiko jika dialiri listrik, seperti lokasi padat penduduk dan lokasi yang gardu listriknya terendam banjir.

(Baca: Instruksi Anies Tangani Dampak Banjir Jakarta)

Dalam kesempatan yang berbeda, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Ikhsan Asaad mengatakan pemadaman listrik dilakukan agar tak ada warga yang tersengat listrik saat banjir. PLN pun meminta maaf dan berharap agar para warga yang terdampak untuk mengerti situasi ini.

"Pemadaman listrik di sekitar atau dekat lokasi banjir, hal ini terpaksa kami lakukan demi keselamatan warga yang terdampak banjir," ujar Ikhsan.

 

Reporter: Cindy Mutia Annur
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait