Menkes Optimistis 170 Juta Orang Sudah Dapat Vaksin Akhir Tahun Ini

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin optimistis sekitar 150 juta hingga 170 juta orang sudah mendapatkan suntikan vaksin pada akhir tahun ini.
Image title
18 September 2021, 14:50
vaksin covid-19, vaksin, budi gunadi sadikin
Katadata
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan dapat melaksanakan vaksinasi terhadap 208 juta penduduk Indonesia.

Pemerintah mencatat baru terdapat 78 juta orang yang setidaknya menerima satu dosis vaksin Covid-19 hingga saat ini. Meski demikian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin optimistis sekitar 150 juta hingga 170 juta orang sudah mendapatkan suntikan vaksin pada akhir tahun ini. 

“Kalau melihat kecepatan vaksinasi saat ini dengan akselerasi seharusnya sudah mencapai 300 juta dosis dari target 400 juta dosisi di akhir Desember. Hitung-hitungan kami 150-170 juta orang surah divaksin tau lebih dari 70% target populasi,” ujar Budi dalam Wealth Wisdom 2021: How to Live with Covid-19 in The Long Run yang diselenggarakan Bank Permata bekerja sama dengan Katadata, Sabtu (18/9).

Pemerintah menargetkan dapat melaksanakan vaksinasi terhadap 208 juta penduduk Indonesia. Target ini, menurut Budi naik dari rencana awal sebanyak 181,5 juta orang lantaran Indonesia mulai memberikan vaksinasi kepada anak di atas 12 tahun. “Jika menggunakan target sebelumnya, kita sudah mencapai 43%, tetapi dengan target baru angkanya mencapai 37,5%,” kata dia. 

Total vaksinasi Covid-19 yang sudah disuntikkan hingga saat ini mencapai 123 juta dosis. Ini mencakup 78 juta vaksin dosis pertama dan 44,4 juta vaksin dosis kedua. Pemerintah menargetkan dapat menyuntikkan sedikitnya 300 juta dosis vaksin pada akhir tahun ini. 

Budi pun mengkritik prediksi yang dibuat sejumlah pihak terkait kemungkinan vaksinasi di Indonesia yang baru akan rampung dalam 10 tahun. Prediksi tersebut, menurut dia, dibuat di awal pelaksanaan vaksinasi di Indonesia saat pemerintah hanya menyuntikkan 100 ribu dosis vaksin per hari. 

“Kanapa di awal vaksinasi masih lambat, itu karena ada masalah di ketersediaan vaksin, bukan kemampuan menyuntik. Kita di awal itu hanya memiliki 3 juta dosis,” kata Budi. 

Budi mengatakan Indonesia hanya memperoleh stok 90 juta dosis vaksin sejak awal tahun hingga Juni 2021. Namun khusus pada  Agustus saja, Indonesia telah menerima 60 juta dosis vaksin. Hingga saat ini, Indonesia secara total telah mengamankan lebih dari 240 juta dosis vaksin dalam bentuk vaksin jadi dan bulk. 

“Dalam satu bulan September ini, ada sekitar 80 juta dosis yang harus selesai disuntikkan,” kata dia. 

Pemerintah menargetkan dapat menyuntikkan 2,5 juta dosis vaksin per hari. Dengan target tersebut, Budi memperkirakan kasus Covid-19 akan relatif terkendali. “Dengan suntikan 2,5 juta dosis per hari, per bulan akan mencapai 75 juta dosis. Saya rasa akan relatif aman,” kata dia. 

Meski demikian, Budi menekankan vaksinasi Covid-19 hanyalah salah satu upaya menekan penularan virus. Penerapan protokol kesehatan yakni gerakan 3M (menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) harus tetap dilaksanakan diiringi dengan upaya 3T (tracing, testing, dan treatment).

“Vaksinasi hanya salah satu strategi untuk menekan penularan. Yang paling penting juga adalah protokol kesehatan dan deteksi,”  ujar Budi. 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait