Riset: Mayoritas Masyarakat Sudah Berani ke Mal Hingga Traveling

Hasil riset Populix menunjukkan mayoritas masyarakat di Indonesia sudah berani berpergian ke mal hingga melakukan perjalanan wisata atau travelling.
Image title
1 Oktober 2021, 06:00
mal, kunjungan mal, covid-19, travelling, pariwisata, riset
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.
Ilustrasi. Lebih dari separuh atau 58% masyarakat sudah berani untuk berkunjung ke mal. Sebanyak 74% responden orang tua dengan usia 46 tahun hingga 55 tahun bahkan sangat tertarik untuk mengunjungi pusat perbelanjaan.

Aktivitas masyarakat mulai kembali pulih seiring melandainya kasus Covid-19 usai melewati puncak kasus gelombang kedua. Hasil riset yang dilakukan Populix menunjukkan mayoritas masyarakat di Indonesia sudah berani berpergian ke mal hingga melakukan perjalanan wisata atau travelling. 

Riset dilakukan terhadap 1.031 orang yang sebagian besar berada di Jakarta dan beberapa kota besar lainnya. Mayoritas responden berusia muda 18-35 tahun di segmen menengah ke atas. 

Berdasarkan riset tersebut, 70% masyarakat percaya bahwa vaksin Covid-19 efektif mencegah infeksi dan mengurangi keparahan jika terinfeksi. Hanya 4% masyarakat yang menilai vaksin tidak efektif. 

Mayoritas atau 66% masyarakat setuju dengan langkah pemerintah untuk mendorong vaksinasi dengan membatasi aktivitas di mal dan tempat makan bagi masyarakat yang belum divaksin. Langkah ini dinilai efektif mendorong Masyarakat untuk mendapatkan suntikan vaksin. 

Lebih dari separuh atau 58% masyarakat sudah berani untuk berkunjung ke mal. Sebanyak 74% orang tua dengan usia 46 tahun hingga 55 tahun sangat tertarik untuk mengunjungi pusat perbelanjaan. 

Keberanian atau tingkat kepercayaan diri masyarakat untuk kembali mengunjungi mal sangat tinggi terutama di Jakarta dan Medan masing-masing mencapai 62% dan 65%. Sementara untuk kota di luar Jawa, hanya 38% masyarakat yang sudah berani untuk berpergian ke mal. 

Meski tingkat keberanian masyarakat untuk ke mal cukup tinggi, baru 21% responden yang sudas mengunjungi mal. Sedangkan 41% responden menyatakan akan mengunjungi mal dan 38% belum tahu. 

Sebagian besar atau 81% responden yang berencana mengunjungi mal bertujuan untuk berbelanja.  Sementara 64% responden bertujuan untuk makan di restoran, 49% hanya sekadar melihat-lihat, 44% berencana menonton bioskop, 21% mengajak anak bermain, dań 6% ke salon. 

Dari total responden yang berencana ke mal, 70% responden berencana menghabiskan Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu saat berkunjung ke mal. 

Riset ini juga mencatat sebagian besar atau 60% masyarakat sudah dan berencana untuk mengunjungi restoran dalam enam bulan ke depan. Sebagian besar berencana makan di restoran dengan menu makanan Indonesia bersama keluarga dan pasangan. 

Masyarakat juga sudah lebih berani untuk berwisata. Sekitar 22% responden sangat percaya diri dan 45% responden percaya diri untuk beriwsata di tengah pandemi. Keberanian atau tingkat kepercayaan diri masyarakat untuk berwisata sangat tinggi terutama di Jakarta dan Semarang yang mencapai di atas 70%. 

Sekitar 60% responden sudah dan berencana untuk beriwsata dalam enam bulan ke depan. Dari jumlah tersebut, 15% sudah berwisata dan 43% berencana untuk berwisata. Sebanyak 52% responden berwisata untuk penyegaran, 33% untuk bertemu dengan keluarga, dan 15% untuk bekerja.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait