Uni Emirat Arab Ganti Hari Libur Akhir Pekan Jadi Sabtu-Minggu

Mulai 1 Januari 2022, hari libur akhir pekan di Uni Emirat Arab akan dimulai pada Jumat Sore, termasuk untuk sekolah.
Image title
11 Desember 2021, 13:06
UEA, hari libur, hari libur akhir pekan, UENA ganti hari libur
ANTARA FOTO/REUTERS/Abdel Hadi Ramahi/wsj/cf
Uni Emirat Arab telah meliberalisasi undang-undang mengenai hidup bersama sebelum menikah, alkohol, dan undang-undang status pribadi selain pengenalan visa jangka panjang untuk memikat bisnis dan bakat.

Pemerintah Uni Emirat Arab akan mengganti hari libur akhir pekan dari semula Jumat dan Sabtu menjadi Jumat Sore, Sabtu, dan Minggu. Hal ini dilakukan untuk menyeleraskan ekonomi negara Timur Tengah ini dengan pasar global. 

Uni Emirat Arab saat ini memiliki hari libur akhir pekan pada Jumat dań Sabtu. Namun sesuai edaran pemerintah, akhir pekan akan dimulai pada Jumat Sore, termasuk untuk sekolah mulai 1 Januari 2022. 

"Setiap perusahaan, tergantung pada sektor tempat mereka beroperasi dan apa yang paling sesuai untuk melayani bisnis mereka, dapat memilih akhir pekan yang mereka putuskan untuk karyawan mereka", ujar Menteri Sumber Daya Manusia dan Emirat Abdulrahman al-Awar seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (11/12). 

Selama setahun terakhir, UEA telah mengambil langkah-langkah untuk membuat ekonominya lebih menarik bagi investasi dan bakat asing di tengah persaingan ekonomi negara tersebut yang meningkat dengan Arab Saudi.

Advertisement

Pemerintah mengatakan, pekerjaan pada hari jumat akan akan berakhir pada pukul 12 siang sebelum solat Jumat. Dalam surat edaran tersebut, pemerintah UEA menyebut, akhir pekan yang lebih panjang akan meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja karyawan dan menyebutkan bahwa beberapa negara mayoritas Muslim seperti Indonesia dan Maroko juga memiliki akhir pekan Sabtu-Minggu.

UEA mengatakan langkah ini akan membuat transaksi keuangan, perdagangan dan ekonomi lebih lancar dengan negara-negara yang mengikuti akhir pekan Sabtu-Minggu, serta memfasilitasi hubungan dan peluang bisnis internasional yang lebih kuat.

“Perubahan tersebut akan berdampak pada entitas negara seperti bank sentral, yang akan mengomunikasikan rincian tentang jam kerja baru kepada bank komersial. Bursa saham UEA juga akan lebih terintegrasi dengan pasar global,” kata al-Awar. 

Perubahan ini, menurut dia, juga akan meningkatkan integrasi sektor perbankan di UEA dengan komunitas perbankan internasional. “Ini akan menghilangkan kesenjangan yang ada di masa lalu," katanya.

Mohammed Ali Yasin, chief strategy officer di Al Dhabi Capital, mengatakan sektor keuangan akan diuntungkan karena dapat melakukan penyelesaian pembayaran secara simultan dengan pasar negara maju. Industri pariwisata juga akan diuntungkan.

"Ini bisa menjadi eksperimen yang bagus untuk negara-negara lain di kawasan," katanya.

Jumat adalah hari libur mingguan di lima negara Teluk Arab lainnya dan banyak negara mayoritas Muslim.

Monica Malik, seorang ekonom di Abu Dhabi Commercial Bank, mengatakan dia mengharapkan banyak perusahaan sektor swasta di UEA mengikuti akhir pekan Sabtu-Minggu. 

Ia menggambarkan langkah itu sebagai "perkembangan yang sangat berarti" di samping reformasi baru-baru ini.

UEA telah meliberalisasi undang-undang mengenai hidup bersama sebelum menikah, alkohol, dan undang-undang status pribadi selain pengenalan visa jangka panjang untuk memikat bisnis dan bakat. 

 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait