Ibu Kota Pindah 2024, Pemerintah Siapkan Aturan soal Nasib Jakarta

Pemerintah akan menerbitkan aturan terkait fungsi khusus Jakarta setelah tidak lagi menjadi ibu kota negara.
Image title
28 Desember 2021, 12:44
ibu kota, ibu kota baru, pindah ibu kota, jakarta
Instagram @jokowi
Desain istana negara di ibu kota baru, Kalimantan Timur, karya pematung Nyoman Nuarta.

Rencana pemerintah memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan pada 2024 akan memengaruhi posisi kota Jakarta. Untuk itu, pemerintah sedang mempersiapkan aturan khusus guna  menentukan nasib Jakarta ke depan.

Staf Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) bidang Hubungan Kelembagaan Diani Sadiawati mengatakan, Jakarta akan tetap mengembang fungsi khusus. Hal ini akan diatur dalam beleid yang tengah dipersiaokan pemerintah. 

"Mengenai apa kekhususannya tentu akan terjawab setelah disahkananya UU tentang Jakarta yang baru sebagai pengganti UU Nomor 29 tahun 2007. Saat ini Kemendagri tengah menyusun RUU tersebut," kata Staf Diani dalam konsultasi publik RUU IKN, Selasa (28/12).

Ia menekankan penyusunan beleid baru terkait kekhususan Jakarta akan tersinkronisasi dengan RUU tentang ibu kota negara.  Menurut dia, Jakarta akan tetap memiliki fungsi khusus mempertimbangkan sejarah panjang kota ini dalam perjalanan Indonesia. Ia menekankan, Jakarta bukan hanya kaya dari sisi historis, tetapi juga filosofis yaitu sebagai simbol kemerdekaan dan kejayaan bangsa. 

Diani mengatakan, urgensi pemindahan ibu kota dikarenakan Jakarta memiliki beban yang sudah sangat berat. Jakarta bukan hanya sebagai pusat pemerintahan tetapi juga pusat keuanagn dna perdagangan.

"Hal ini mengakibatkan sejumlah permasalah, seperti tinginya urbansiasi, kemacetann lalu lintas, rawan banjir tahunan, turunanya permukanan tanah hingga semakin terbatasnaya pasokan air bersih," kata dia.

Bappenas sebelumnya mengungkap rencana pemindahan ibu kota baru akan dimulai tahun 2024. Rencana pemindahan tersebut sudah dimasukkan dalam Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) dan kini tengah dalam pembahasan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Tak Perlu Bentuk Provinsi Baru

Rencana pemindahan ibu kota baru ini bukan hanya menimbulkan pertanyaan di publik terkait nasib Jakarta, tetapi juga  bentuk pemerintahan di ibu kota baru. Pakar Hukum Tata Negara Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Wicipto Setiadi menyarankan bentuk pemerintah ibu kota baru nanti berupa daerah khusus tetapi bukan provinsi.

"Untuk konteks ibu kota negara yang luasnya kurang lebih 256 Ha, sebaiknya jangan menggunkan bentuk provinsi. Akan lebih pas apabila digunakan sebutan pemerintah daerah khusus ibu kota negara, tidak perlu membentuk provinsi baru di kalimantan," kata Wicipto dalam diskusi yang sama. 

Ia menilai visi ibu kota yang akan menjadi kota dunia dengan pelayanan yang serba cepat tidak bisa diakomodasi dengan bentuk pemerintahan lama jika berbentuk provinsi. Bukan hanya itu, ia menilai daerah tersebut harus memenuhi sejumlah persyaratan yang kaku dan rigit jika membentuk provinsi, seperti memiliki DPRD, satuan kerja setingkat dinas, dan sebagainya.

Wicipto juga meminta pemerintah belajar dari pengalaman DKI Jakarta sebagai ibu kota negara dengan bentuk pemerintah provinsi meskipun diberi kekhususan. Dalam beberapa urusan, menurut dia, permasalah banjir di ibu kota, hubungan antara pemerintah pusat dan provinsi sering kali tidak harmonis.

"Saya kira berdasarkan pengalaman, kalau banjir itu saling lempar apakah tugas pusat atau daerah masalah urusan sungai urusan pusat dan sebagainya. Dengan mendasarkan pada itu maka saya merekomendasikan untuk tidak berbentuk pemerintahan biasa seperti DKI Jakarta, tapi pengaturan secara khusus," kata Wicipto.

Reporter: Abdul Azis Said
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait