Cetak Sejarah, Indonesia Segera Ekspor Mobil ke Australia

Mobil yang akan diekspor ke Australia menggunakan komponen lokal hingga 60% dan diproduksi oleh pabrikan asal Jepang.
Image title
2 Februari 2022, 19:24
mobil, gaikindo, ekspor mobil
ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Ilustrasi. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan mobil pada tahun 2021 mencapai 887.200 unit.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan ekspor mobil ke Australia dapat teralisasi pada kuartal I 2022. Mobil yang akan diekspor menggunakan komponen lokal hingga 60% dan diproduksi oleh pabrikan asal Jepang. 

"Sebelum kuartal I-2022 berakhir, kita akan membuat sejarah, mengirim mobil buatan Indonesia yang konten lokalnya di atas 60% untuk pasar Australia," kata Menteri Perindustrian Agus GUmiwang Kartasasmita dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Rabu (2/2).

Agus menjelaskan, mobil yang akan diekspor adalah mobil yang telah memiliki standar Euro 5. Salah satu standar unik level ini mengharuskan mobil memiliki pengurangan signifikan ambang batas untuk partikulat (PM) sebanyak 0,005 g/km. 

Pasar mobil Australia saat ini dikuasai oleh mobil tipe Sport Utility Vehicle (SUV) dalam segala ukuran. Berdasarkan data Kemenperin, mobil tipe SUV menguasai 46,33% dari total penjualan mobil di Australia pada 2020. 

Advertisement

Angka penjualan mobil di Australia pada 2020 mencapai 917 ribu unit. Namun sebelum pandemi, rata-rata penjualan mobil di Negeri Kanguru ini mencapai 1 juta unit. Adapun hingga Agustus 2021, total penjualan mobil baru mencapai sekitar 732 ribu unit. 

Di sisi lain, Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan mobil pada tahun 2021 mencapai 887.200 unit. Angka tersebut melonjak 67% dibandingkan yang tercatat pada tahun 2020 (532.407 unit).

Penjualan mobil terbanyak selama 2021 terjadi pada Desember 2021 atau mencapai 96.671 secara grosir dan 101.479 secara ritel.  

Mobil Toyota memegang pangsa pasar tertinggi atau sebanyak 33,6% pada 2021 atua menjual sebanyak 290.499 unit di pasar ritel. Angka penjualan per Desember 2021 naik 11,7% secara bulanan menjadi 34.240 unit. 

"Tahun 2022 proyeksi Gaikindo adalah 900 ribu unit. Kami harapkan pertumbuhan ekonomi isa meningkat ke kisaran 5% dan kurs rupiah tetap stabil," kata Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto kepada Katadata.

Reporter: Andi M. Arief
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait