Menlu AS Puji Kepemimpinan Indonesia Bahas Isu Kesehatan Global di G20
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken memuji kepemimpinan Indonesia dalam membahas isu kesehatan global di forum kelompok 20 negara ekonomi besar dunia atau G20.
"Saya ingin memuji Indonesia karena kepemimpinannya di G20 tahun ini telah menggerakkan kita semua dalam hal ini," kata dia pada Pertemuan Aksi Global Covid-19 pada Senin (14/2).
Menurut Blinken, dunia harus menatap masa depan dan memperkuat keamanan kesehatan global untuk menghadapi keadaan darurat berikutnya. Hal ini, antara lain harus dilakukan dunia dengan memastikan pendanaan berkelanjutan untuk tanggap dan kesiapsiagaan pandemi, termasuk oleh lembaga-lembaga internasional yang kokoh secara finansial.
Ia menilai dibutuhkan skema pendanaan baru dari Bank Dunia yang secara khusus menitikberatkan pada kapasitas yang dibutuhkan untuk mencegah, mendeteksi, dan menghadapi ancaman di masa depan.
Blinken mengatakan, pertemuan itu merupakan langkah penting untuk mencapai tujuan bersama, yakni pemulihan kesehatan global. Ia menekankan kenyataan bahwa pandemi Covid-19 masih belum berakhir.
"Sebagaimana Anda ketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan target vaksinasi 70% dari populasi di setiap negara, di setiap tingkatan pendapatan pada September tahun ini. Melihat tingkat kecepatan proses ini, kita masih berada jauh di bawah target," ujarnya.
Dia mengatakan sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa sekitar 80% populasi di negara-negara berpenghasilan menengah dan tinggi telah divaksin, sementara tingkat vaksinasi di negara-negara berpenghasilan rendah kurang dari 11%. Ini berarti miliaran orang tetap rentan terhadap Covid-19, dan dunia tetap rentan terhadap varian baru, yang mungkin bahkan lebih mematikan dan menular.
"Tantangan saat ini adalah bagaimana mengatasi gap ini. Itulah yang Rencana Aksi Global rencanakan untuk dilakukan," ujarnya.
