Solo Akan jadi Tuan Rumah Forum Perdagangan, Investasi, & Industri G20

Solo dipilih menjadi tuan rumah side event pertemuan Kelompok Kerja Perdagangan, Investasi, dan Industri atau Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG)
Image title
2 Maret 2022, 14:42
Solo, TIIWG, G20, katadataG20
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/hp.
Ilustrasi. Pertemuan TIIWG akan berlangsung di Solo sebanyak dua kali, yakni pada 29-30 Maret 2022 dan 7-8 Juni 2022.

Kelompok Kerja Perdagangan, Investasi, dan Industri atau Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG) akan menyelenggarakan side event perdana, bagian dari rangkaian acara menyambut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Kota Solo dipilih menjadi tuan rumah parhelatan tersebut. 

Kementerian Perindustrian mengatakan, ada beberapa alasan terpilihnya Solo sebagai tuan rumah pertemuan TIIWG. Salah satunya, pertumbuhan industri kecil dan menengah (IKM) yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. 

"Solo Raya ini industrialisasinya tumbuh cukup baik, bahkan banyak yang merelokasi industrinya ke Solo dan membawa dampak cukup besar untuk Solo Raya," kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kemenperin Eko Cahyanto kepada Katadata, Rabu (2/3). 

Pertemuan TIIWG akan berlangsung di Solo sebanyak dua kali, yakni pada 29-30 Maret 2022 dan 7-8 Juni 2022. Adapun, lokasi acara pertemuan perdana TIIWG pertama adalah Pabrik Gula Colo Madu yang kini telah beralihfungsi menjadi tempat pertemuan atau convention center

Eko menilai, alih fungsi Pabrik Colo Madu adalah bukti industri berkelanjutan di dalam negeri. Ia berpendapat pengalihfungsian pabrik ini menunjukkan bahwa industri dalam negeri ramah lingkungan dan mampu memanfaatkan aset semaksimal mungkin tanpa merusak lingkungan.

Selain memiliki representasi nilai industri, Eko mengatakan Solo dipilih karena telah memiliki tingkat vaksinasi yang tinggi. Di samping itu, Satgas Covid-19 mendata tingkat kepatuhan memakai masker di Kota Surakarta telah lebih dari 90%. 

Menurut dia, Solo juga memiliki infrastruktur yang lengkap, seperti bandara internasional, stasiun kereta berukuran besar, interkoneksi dengan Jalan Tol Trans Jawa, dan ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. 

"Ada standar yang harus dipenuhi. Jadi kami harus bentuk Satgas juga dan bekerja sama dengan rumah sakit untuk menyediakan sarana isolasi," kata Eko. 

Di sisi lain Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan akan menyiapkan jaringan 5G di beberapa tempat rangkaian acara menuju KTT G20, salah satunya TIIWG di Solo. Pemerintah telah memilih 25 kota yang akan menjadi tuan rumah berbagai side event KTT G20. 

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Menkominfo Usman Kansong mengatakan ketersediaan jaringan telekomunikasi penting lantaran sebagian acara akan dilakukan secara hybrid. Oleh karena itu, menurut Usman, pihaknya juga akan memperkuat jaringan 4G di 25 kota tersebut. 

"Walaupun, nanti ada juga yang full pertemuan fisik, misalnya di KTT (G20) nanti karena kami berharap pandemi ini mulai bisa dikendalikan," kata Usman dalam konferensi pers virtual, Rabu (2/3).

Usman mengatakan, pertemuan TIIWG di Solo juga akan menghadirkan produk-produk milik pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Solo. Rangkaian acara menuju KTT G20, menurut hitungan pemerintah, dapat meningkatkan penjualan UMKM hingga Rp 1,7 triliun. 

Reporter: Andi M. Arief
Editor: Agustiyanti

Dalam rangka mendukung kampanye penyelenggaraan G20 di Indonesia, Katadata menyajikan beragam konten informatif terkait berbagai aktivitas dan agenda G20 hingga berpuncak pada KTT G20 November 2022 nanti. Simak rangkaian lengkapnya di sini.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait